DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Penentuan Klaster Optimal Pada algoritma K-Means Menggunakan Quantitative Discriminant Methods
PENGARANG:RAIHANA ZULFAH -1306
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-26


Provinsi Kalimantan Selatan termasuk salah satu provinsi yang menyokong pangan tingkat Nasional hal ini dapat dilihat dari hasil produksi padi yang besar  menyebar di 13 kabupaten Kota. Untuk mendukung ketahanan pangan di Provinsi kalimantan Selatan maka dilakukan klasterisasi produki padi. Untuk menetukan jumlah klaster yang optimal sering kali menggunakan metode elbow akan tetapi metode elbow memiliki kelemahan karena penentuannya dapat menjadi multitafsir. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan distribusi produksi padi, menerapkan metode k-means untuk menetukan klasterisasi dan menentukan jumlah klaster yang optimal.  Metode penelitian yang digunakan yaitu K-Means dalam menyelesaikan proses klasterisasi  dan quantitative  untuk menentukan klaster yang optimal. Penetuan titik klaster dilakukan secara acak dan di lakukan beberapa kali iterasi hingga stabil. Dengan menggunakan Aquantitative didapatkan bahwa klaster yang optimal berada pada 5 klaster yaitu klaster 1 Kabupaten Kotabaru, Hulu Sungai Utara, Tabalong , Tanah Bumbu dan Balangan. Klaster 2 Kabupaten Banjar , Tapin dan Hulu Sungai Tengah , Klaster 3 Kota Banjarmasin dan Banjarbaru , Klaster 4 terdiri dari Barito Kuala dan Klaster 5 Kabupaten Tanah laut dan Hulu Sungai Selatan.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI