DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Studi Penggunaan Alat Pengolahan Lahan Pada Budidaya Padi Sawah di Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD HAFIZH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-26 |
Kabupaten Gambut merupakan salah satu penghasil padi lokal terbesar di Kabupaten Banjar. Potensi sawah di Kabupaten Gambut meliputi area seluas 7.000 hektar. Sawah di Kabupaten Gambut termasuk dalam lahan luapan tipe C dan D dengan sumber irigasi langsung dari air hujan atau disebut tadah hujan. Mayoritas masyarakat petani di Kecamatan Gambut menanam padi varietas lokal dengan masa tanam satu kali dalam setahun. Petani di kecamatan gambut mengolah sawah dari persiapan lahan hingga panen selama kurang lebih sepuluh bulan. Penyiapan lahan merupakan langkah awal yang perlu dilakukan pada tahap budidaya padi. Persiapan lahan dilakukan dengan menggunakan alat dan teknik yang sesuai dengan karakteristik dan kondisi sawah yang akan digunakan untuk budidaya padi. Penggunaan alat dan teknik budidaya lahan yang tepat dapat memudahkan proses budidaya padi yang dilakukan oleh petani. Penelitian ini menggunakan metode pengamatan langsung di sawah dan wawancara dengan petani padi lokal di dua desa, yaitu Malintang dan Tambak Sirang Laut, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. Hasil penelitian berupa wawancara dan dokumentasi lapangan yang disajikan dalam bentuk tabulasi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani di Desa Malintang dan Tambak Sirang Laut, Kecamatan Gambut, masing-masing petani menggunakan teknik pengolahan tanah yang berbeda-beda, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hasil panen dari petani yang mengolah lahan menggunakan teknik dan alat tradisional lebih banyak dari teknik pengolahan tanah maksimal menggunakan traktor tangan. Penerapan herbisida paraquat pada lahan pertanian juga mempengaruhi kesuburan tanah sehingga berdampak pada hasil yang akan dipanen nantinya
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI