DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN KARAKTER WASAKA PADA MUATAN IPA MENGGUNAKAN MODEL PENSI TERINTEGRASI STEM PADA SISWA KELAS VB SDN BASIRIH 1 BANJARMASIN
PENGARANG:ROSITA SARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-26


Sari, Rosita (2024). Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Karakter Wasaka pada Muatan IPA Menggunakan Model PENSI Terintegrasi STEM pada Siswa Kelas VB SDN Basirih 1 Banjarmasin. Skripsi Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Muhsinah Annisa, S.Si., M.Pd.

Kata Kunci: Keterampilan Proses Sains, Karakter Wasaka, dan Model PENSI

Permasalahan penelitian ini adalah siswa kurang aktif dalam keterampilan proses sains pada muatan IPA dan rendahnya Karakter WASAKA disiplin dan tanggung jawab pada siswa. Oleh karena itu, perlunya peningkatan pada keterampilan proses sains pada muatan IPA dan karakter WASAKA pada siswa dengan menggunakan model PENSI, model ini kombinasi dari Problem Based Learning, Course Review Horay terintegrasi STEM. Tujuan dari penelitian adalah untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan karakter WASAKA pada muatan IPA pada siswa kelas VB SDN Basirih 1 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VB SDN Basirih 1 Banjarmasin tahun pelajaran 2023/2024, dengan jumlah siswa sebanyak 35 orang. Jenis data dalam penelitian inia dalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasia ktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan proses sains, karakter wasaka dalaml embar observasi selama pembelajaran. Data kuantitatif diperoleh melalui teknikp engukuran dengan tes tertulis secara individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis yang dijabarkan dengan tabel grafik dan interpretasi dengan indikator keberhasilan. Hasil penelitian ini menunjukan dengan menggunakan model PENSI, model ini kombinasi dari Problem Based Learning, Course Review Horay Terintegrasi STEM bahwa aktivitas guru sudah terlaksana dari pertemuan 1 meningkat menjadi 88 dengan kategori baik pada pertemuan 4. Aktivitas siswa secara klasikal meningkat dari 26% pertemuan 1 menjadi 86% pada pertemuan 4. Keterampilan proses sains pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat secara klasikal dari 23% hingga 86%. Ketuntasan hasil belajar siswa aspek kognitif pada pertemuan 1 memperoleh 54% dan pada pertemuan 4 mencapai 94%. Pada pertemuan 1 aspek afektif memperoleh 17% menjadi 86% pada pertemuan 4. Aspek psikomotorik pertemuan 1 memperoleh 20% menjadi 86% pada pertemuan 4. Berdasarkan hasil penelitian ini maka menggunakan model PENSI Terintegrasi STEM dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan karakter WASAKA pada muatan IPA siswa kelas VB SDN Basirih 1 Banjarmasin. Disarankan penggunaan model tersebut sebagai salah satu alternatif dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan karakter WASAKA pada muatan IPA siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI