DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Determinan Kepatuhan Pengobatan Pada Penderita Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 1
PENGARANG:TARISA AULIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-26


Skizofrenia berada diurutan ketiga dalam kategori lima gangguan mental terbanyak di dunia. Skizofrenia merupakan salah satu gangguan jiwa berat dengan gejala yang berulang dalam jangka waktu lama berupa gangguan proses pikir,dimana pembicaraan sulit dimengerti, isi pikir yang tidak sesuai dengan realita (delusi atau waham) disertai dengan gangguan persepsi panca indera (halusinasi) dan disertai dengan perilaku aneh (tertawa atau bicara sendiri). Berdasakan data Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar tahun 2021, jumlah pasien dengan diagnosis skizofrenia terbanyak ditemukan di Puskesmas Martapura 1.Jumlah pasien jiwa yang kontrol di Poli Jiwa Puskesmas Martapura 1 di tahun 2021 sebanyak 195 pasien dan sebanyak 102 pasien tersebut didiagnosa dengan skizofrenia. Berdasarkan data Puskesmas Martapura 1, kunjungan pasien jiwa yang berobat ke Puskesmas Martapura 1 mengalami penurunan dari tahun 2022 sebanyak 538 pasien menjadi menjadi 202 pasien pada tahun 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis determinan kepatuhan pengobatan pada penderita skizofrenia di wilayah kerja puskesmas Martapura 1. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Subjek penelitian terdiri dari 110 informan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian variabel  lama merawat (p=0,014), akses pelayanan kesehatan (p=0,001), dukungan keluarga (p=00001. Sedangkan variabel biaya pengobatan (p=0,495). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara lama merawat, akses pelayanan kesehatan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan pada penderita skizofrenia di wilayah kerja Puskesmas Martapura 1.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI