DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN DAN PENGARUH ADANYA HAMBATAN SAMPING AKIBAT AKTIVITAS PASAR TERHADAP KARAKTERISTIK LALU LINTAS | |
| PENGARANG | : | AHMAD FAUZAN HAKIM | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-27 |
Kemacetan lalu lintas merupakan fenomena umum di sebagian besar wilayah
Indonesia, terutama di pusat pasar yang mengakibatkan penundaan dan penurunan
kinerja jalan. Permasalahan di wilayah penelitian ini menunjukkan adanya
penurunan kinerja jalan yang ditandai dengan seringnya terjadi tundaan yang
menyebabkan kemacetan di jalan raya akibat adanya aktivitas di pasar sehingga
membuat arus lalu lintas terhambat. Ada 8 (delapan) titik pasar yang diteliti pada
ruas Jalan Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah yaitu
Pasar Walangku di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Pasar Kelua di Kabupaten
Tabalong, Pasar Pamarangan di Kabupaten Tabalong, Pasar Panas di Kabupaten
Tabalong, Pasar Jaar di Kabupaten Barito Timur, Pasar Dayu di Kabupaten Barito
Timur, Pasar Ampah di Kabupaten Barito Timur dan Pasar Patas di Kabupaten
Barito Selatan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana
pengaruh aktivitas pasar dan tanpa aktivitas pasar terhadap karakteristik lalu lintas.
Parameter yang diamati adalah volume lalu lintas (V), kecepatan (S) dan kepadatan
(D) pada ruas jalan yang diteliti. Metode penelitian yang digunakan untuk analisis
data yaitu analisis hubungan matematis antara volume, kecepatan, dan kepadatan
yaitu Model Greenshields, Model Greenberg, Model Underwood dan Model Bell.
Dan untuk analisis pengaruh hambatan samping terhadap karakteristik lalu lintas
menggunakan analisis korelasi dan regresi linear berganda.
Berdasarkan hasil analisis menggunakan model hubungan matematis pada
kedua kondisi model terbaik banyak terdapat pada model Bell untuk hari pasar dan
model Grenberg untuk hari normal pada setiap lokasi pasar. Dan untuk hasil dari
analisis korelasi dan regresi linear berganda pada hari pasar faktor yang
mempengaruhi karakteristik lalu lintas yaitu luas pasar (X2), kendaraan berhenti
atau parkir di bahu jalan (X3), dan lebar jalur efektif (X5). Sedangkan pada hari
normal faktor yang mempengaruhi yaitu panjang pasar (X1) dan lebar jalur efektif
(X5). Alternatif perbaikan kinerja ruas jalan pada area pasar yaitu dengan dengan
menambahkan lebar jalur efektif sebesar 2 meter dan menerapkan rambu-rambu
dilarang parkir atau berhenti di bahu jalan pada saat terjadinya aktivitas pasar.
Sehingga hasil yang diperoleh pada nilai kapasitas meningkat dibandingkan dengan
hari pasar sebesar 4 % dan untuk kecepatan yang dihasilkan juga meningkat
dibandingkan hari pasar yaitu sebesar 6 % serta pada kepadatan juga mengalami
penurunan setelah dilakukan perbaikan kinerja ruas jalan yaitu turun sebesar 3 %.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI