DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Analisis Spasial Temporal Insiden Demam Berdarah Dengue Berdasarkan Angka Bebas Jentik, Curah Hujan, dan Kepadatan Penduduk (Studi Data Sekunder di Kalimantan Selatan Tahun 2021-2023) | |
| PENGARANG | : | HUMAIRA AFIFAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-28 |
DBD adalah penyakit menular endemis yang disebabkan oleh virus dengue. WHO menyatakan bahwa insiden DBD meningkat dalam beberapa dekade terakhir dan Indonesia termasuk negara dengan jumlah kasus DBD terbanyak di Asia. Insiden DBD di Kalimantan Selatan mengalami peningkatan dalam 3 tahun terakhir dengan angka Incidence Rate masih dibawah target nasional yaitu 75,14/100.000 pada tahun 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi dan autokorelasi spasial temporal insiden DBD dengan angka bebas jentik, curah hujan, dan kepadatan penduduk di Kalimantan Selatan tahun 2021-2023. Penelitian ini menggunakan desain studi ekologi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan menggunakan data sekunder. Tidak terdapat autokorelasi spasial secara global antara angka bebas jentik, curah hujan, dan kepadatan penduduk terhadap insiden DBD. Sementara itu, analisis spasial secara lokal dengan LISA menghasilkan hubungan autokorelasi spasial yang signifikan di beberapa kabupaten/kota Kalimantan Selatan Tahun 2021 dan 2023 dengan kuadran high-high dan low-high. Kesimpulan penelitian ini, insiden DBD setiap kabupaten/kota di Kalimantan Selatan tahun 2021-2023 memiliki pola spasial cluster dan dispersed di beberapa wilayah.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI