DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Perbandingan Efektivitas Ekstrak Daun dan Kulit Limau Kuit (Citrus hystrix DC) sebagai Larvasida Aedes aegypti | |
| PENGARANG | : | NURUL SALSABILA YASMINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-30 |
Nyamuk sebagai vektor utama penularan DBD perlu diputuskan rantai penularannya melalui pengendalian nyamuk pada tahap larva menggunakan larvasida yang terbuat dari bahan alami. Limau kuit (Citrus hystrix DC) merupakan jenis tanaman khas Kalimantan Selatan. Daun dan kulit limau kuit mengandung senyawa metabolit sekunder alkaloid, saponin, steroid, triterpenoid, tanin, dan flavonoid yang berfungsi sebagai larvasida alami. Penelitian dilakukan guna mengkaji perbandingan efektivitas ekstrak daun dan kulit limau kuit terhadap larva Aedes aegypti instar IV. Penelitian bersifat quasi experimental dengan rancangan posttest only group control design. Terdapat 2 kelompok kontrol sebagai kontrol negatif menggunakan aquades dan kontrol positif menggunakan temephos 0,02% (gr/200ml) serta 6 kelompok perlakuan menggunakan ekstrak daun dan kulit limau kuit masing-masing 0,06%, 0,09% dan 0,135% (gr/200ml). Kematian larva digunakan untuk menghitung nilai LC50 dan LT50 dengan analisis probit. Hasil menunjukkan ekstrak daun dan kulit limau kuit efektif mematikan 50% larva uji dengan nilai LC50 masing-masing 0,219% (gr/200ml) dan 0,173% (gr/200ml) dengan waktu 24 jam. Nilai LC50 dan LT50 yang lebih kecil menunjukkan ekstrak kulit limau kuit lebih efektif dibandingkan daun limau kuit. Peningkatan konsentrasi dipentingkan untuk mematikan larva dalam waktu optimal.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI