DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STUDI IN SILICO POTENSI SENYAWA AKTIF TANAMAN SRIKAYA (Annona squamosa L.) SEBAGAI ANTITROMBOTIK
PENGARANG:FATHUL JANNAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-31


Obat antitrombotik menjadi terapi farmakologis yang berperan besar dalam pengelolaan Infark Miokard Akut (IMA) dengan cara menghambat agregasi trombosit sehingga menyebabkan terhambatnya pembentukan trombus pada pembuluh darah. Namun obat antitrombotik beresiko tinggi terjadinya perdarahan, anemia bahkan trombositopenia. Maka diperlukan alternatif obat antitrombotik yang bersifat herbal. Tanaman srikaya (Annona squamosa L.) memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, tannin, saponin, dan senyawa fenolik, seperti flavanol dan procyanidins yang berpotensi sebagai antitrombotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan senyawa kimia dari tanaman srikaya (Annona squamosa L.) yang berpotensi sebagai antitrombotik. Penelitian ini juga mengkaji interaksi senyawa tanaman srikaya (Annona squamosa L.) terhadap reseptor yang berperan dalam proses pembekuan darah. Pendekatan in silico digunakan untuk memprediksi senyawa sebagai obat antitrombotik. Prediksi aktivitas menggunakan Way2Drug, screening Lipinski menggunakan SwissADME, dan screening toksisitas menggunakan pkCSM. Molecular docking dilakukan terhadap reseptor Faktor Xa (PDB ID: 1NFY), P2Y12 (PDB ID: 4NTJ), dan Faktor XIa (PDB ID: 5TKS). Hasil virtual screening menggunakan Way2drug, SwissADME, dan pKCSM diperoleh sebanyak 8 senyawa terpilih. Hasil molecular docking terhadap 8 senyawa terpilih diperoleh 2 senyawa yaitu Cycloartenyl ferulate dan 29-Methylisofucosterol. Hasil menunjukan Cycloartenyl ferulate merupakan senyawa yang berpotensi antitrombotik sebagai inhibitor dari reseptor Faktor Xa mempunyai interaksi ikatan sebanyak 16 Ikatan dengan interaksi 4 ikatan yang sama yaitu 2 ikatan Van der Waals pada residu GLY216 dan GLN192 dan 2 ikatan amide pi-stacked pada residu TRP215 dan CYS191. Senyawa 29-Methylisofucosterol merupakan senyawa yang berpotensi antitrombotik sebagai inhibitor dari reseptor P2Y12 mempunyai interaksi ikatan sebanyak 11 Ikatan dengan interaksi 3 ikatan yang sama yaitu 2 ikatan alkil pada residu VAL190 dan CYS194 dan 1 ikatan pi-alkil pada residu TYR105

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI