DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN KARAKTER WASAKA MENGGUNAKAN MODEL MAGIC TERINTEGRASI STEM PADA MUATAN IPA SISWA KELAS VA SDN TELAWANG 3 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | AINUL APLAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-31 |
Aplah, Ainul. 2024. Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Karakter WASAKA Menggunakan Model MAGIC terintegrasi STEM Pada Muatan IPA Siswa Kelas VA SDN Telawang 3 Banjarmasin.Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Muhsinah Annisa, S.Si., M.Pd.
Kata Kunci:Keterampilan Proses Sains, Karakter WASAKA, Model MAGIC
Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya keterampilan proses sains dan karakter WASAKA (disiplin dan tanggung jawab) siswa pada materi perubahan wujud benda dalam kehidupan sehari-hari. Penyebabnya adalah siswa belum dapat memecahkan masalah, siswa kurang aktif dalam pembelajaran, kurangnya keterampilan proses sains dalam pembelajaran, kurangnya implementasi teknologi dalam pembelajaran serta kurangnya karakter WASAKA (disiplin dan tanggung jawab) dalam pembelajaran. Solusi pemecahan masalah pada penelitian ini adalah menggunakan model MAGIC (Problem Based Learning dan Talking Stick) terintegrasi STEM. Tujuan pada penelitian ini adalah mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas siswa, karakter WASAKA, keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa menggunakan model MAGIC terintegrasi STEM.
Penelitian ini menggunakan 2 macam pendekatan yaitu kuantitatif dan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan. Subjek penelitian disini adalah siswa kelas VA semester genap SDN Telawang 3 Banjarmasin tahun ajaran 2023/2024, dengan jumlah siswa sebanyak 22 siswa. Aktivitas guru, aktivitas siswa, karakter WASAKA dan keterampilan proses sains diperoleh melalui lembar observasi. Hasil belajar siswa diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik deskriptif analisis dijabarkan dengan tabel, grafik dan interpretasi dengan persentase.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru terlaksana hingga mencapai nilai 92% dengan kategori sangat baik, aktivitas siswa terlaksana hingga mencapai persentase 91% dengan kategori sangat aktif, keterampilan proses sains siswa mencapai persentase 95% dengan kategori sangat terampil, hasil belajar kognitif siswa mencapai persentase 100% dengan kategori tuntas, hasil belajar afektif mencapai persentase 91% dengan kategori membudaya dan hasil belajar psikomotor mencapai persentase 95% dengan kategori sangat baik.
Berdasarkan hasil temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model MAGIC terintegrasi STEM dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, karakter WASAKA, keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa. Disarankan model ini dapat dijadikan sebagai referensi untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, karakter WASAKA, keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI