DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) dengan Ketinggian Air Media Pemeliharaan Berbeda | |
| PENGARANG | : | FADIL ATMAJAYA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-31 |
Ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinus.) merupakan salah satu komoditas air tawar yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan produksinya setiap tahun meningkat. Salah satu faktor penting yang harus diperhatikan untuk menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup yang optimal adalah ketinggian air. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ketinggian air media pemeliharaan yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan lele sangkuriang.Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 pengulangan. Adapun perlakuan yang diberikan yaitu perlakuan A (ketinggian air media pemeliharaan 5 cm), B (ketinggian air media pemeliharaan 10 cm) dan C (ketinggian air media pemeliharaan 15 cm). Hasil analisis menunjukkan bahwa ketinggian air media pemeliharaan yang berbeda tidak berbeda nyata terhadap pertumbuhan (Fhitung < Ftabel) namun berbeda nyata terhadap kelangsungan hidup (Fhitung > Ftabel). Perlakuan dengan nilai tertinggi berada pada perlakuan A (ketinggian air media pemeliharaan 5 cm) dengan nilai pertumbuhan bobot mutlak 0,170 gram, pertumbuhan bobot relatif 425,00%, pertumbuhan panjang mutlak 1,7 cm, pertumbuhan panjang relatif 216,67%, laju pertumbuhan harian 0,57% dan kelangsungan hidup 82,22%. Berdasarkan garis regresi, ketinggian air 5 cm menjadi titik optimal untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan lele sangkuriang.
Kata kunci : Larva Ikan Lele Sangkuriang, Ketinggian Air, Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI