DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pemanfaatan Biji Asam Jawa (Tamarindus indica) Sebagai Koagulan Alami Untuk Menurunkan Kadar BOD dan COD Pada Limbah Cair Industri Tempe
PENGARANG:FATIKA NURI NURLITA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-31


Limbah cair dari industri tempe merupakan permasalahan lingkungan yang signifikan di banyak daerah di Indonesia. Hasil limbah cair tempe umumnya berupa air bekas rendaman dan air bekas rebusan kedelai yang dibuang langsung ke lingkungan sekitar. Salah satu tahap dalam pengelolaan limbah cair adalah proses koagulasi, di mana polielektrolit bermuatan positif ditambahkan ke dalam limbah cair tempe yang bermuatan negatif. Di Indonesia, salah satu tanaman yang bisa digunakan sebagai alternatif koagulan adalah biji asam jawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi dosis, kecepatan pengadukan, dan waktu pengadukan koagulan biji asam jawa yang optimum untuk menurunkan kadar BOD dan COD, serta efisiensi koagulan biji asam jawa untuk menurunkan kadar BOD dan COD pada limbah cair tempe. Dalam penelitian Dosis koagulan memiliki rentang 300 mg/L hingga 700 mg/L, kecepatan pengadukan memiliki rentang 100 rpm hingga 200 rpm, dan waktu pengadukan memiliki rentang selama 15 menit hingga 25 menit. Metode pengujian BOD menggunakan metode titrimetrik winkler dan COD menggunakan metode titrimetrik permanganat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan biji asam jawa sebagai koagulan efektif menurunkan kadar BOD dan COD limbah industri cair tempe. Dosis koagulan sebesar 700 mg, kecepatan pengadukan adalah 200 rpm, dan waktu pengadukan optimum adalah 25 menit Hasil uji kadar BOD dan COD masing-masing sebesar 122,22 mg/L dan 201,68 mg/L dengan persentase penurunan kadar BOD dan COD sebesar 84,9% dan 81,4 %.

 

Kata Kunci: limbah cair tempe, biji asam jawa, BOD, COD, koagulasi

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI