DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT TERHADAP PEMBIAYAAN PERMODALAN NON-BANK PADA PEMBUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) KARAMBA JARING APUNG (KJA) DI KABUPATEN BARITO KUALA PROPINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:ROZANI PUTRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-31


Ikan dan produk turunannya merupakan sumber protein hewani penting bagi kebutuhan manusia. Selain memiliki rasa yang gurih, daging ikan juga bebas dari kolesterol jenuh yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Dalam upaya memenuhi permintaan yang tinggi terhadap ikan, manusia telah meningkatkan usaha penangkapan ikan dengan menggunakan teknologi tinggi. Namun, penangkapan ikan yang berkelanjutan dan berskala besar mengancam kelestarian sumber daya perikanan alam.

Kabupaten Barito Kuala, dengan ibu kota Kabupaten Marabahan, merupakan daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan agribisnis budidaya ikan, terutama di KJA. Produksi budidaya perikanan di KJA Kabupaten Barito Kuala dari tahun 2018 hingga 2023 menunjukkan tren yang stabil. Namun, keberhasilan usaha budidaya ikan sangat bergantung pada ketersediaan pakan, yang merupakan komponen utama dalam biaya produksi ikan.

Modal juga menjadi faktor krusial dalam usaha budidaya ikan. Penggunaan pakan ikan, sebagai komponen modal tidak tetap, menjadi semakin besar seiring dengan peningkatan produksi ikan. Kendala dalam memperoleh modal dari bank umum sering dialami oleh pembudidaya ikan, mendorong mereka untuk mencari alternatif sumber pembiayaan dari lembaga keuangan non-bank seperti eFishery.

Penelitian ini bertujuan menganalisis berbagai faktor yang mempengaruhi minat pembiayaan permodalan usaha non-bank pada pembudidaya ikan Nila menggunakan sistem KJA di Kabupaten Barito Kuala dan menganalisis persentase pembudidaya ikan Nila KJA yang tertarik pada pembiayaan permodalan usaha non-bank di Kabupaten Barito Kuala

Lokasi penelitian ini dilakukan di Kecamatan Marabahan dan Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala, mengingat banyaknya pembudidaya ikan Nila  Karamba Jaring Apung yang terdapat di Kabupaten Barito Kuala sebagian besar berada pada dua kecamatan ini. objek penelitian adalah pengurus dan anggota kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) karamba jaring apung yang membudidayakan ikan Nila di Kabupaten Barito Kuala.  Sampel penelitian dipilih secara sengaja (purposive sampling).

Untuk menjawab tujuan pertama digunakan teknik analisis data dengan SPSS for windows yang digunakan dalam penelitian ini berguna untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas (jumlah KJA, pendidikan dan sumber modal usaha) terhadap variabel terikat.  Hasil regresi dengan menggunakan SPSS adalah : Y = 1,085 - 0,163X1 + 0,048X2 - 0,876D1 + e

Nilai konstanta (α) memiliki nilai positif sebesar 1,085. Hal ini menunjukkan minat pembudidaya pada permodalan usaha non-bank akan muncul setelah usaha budidaya ikan Nila di karamba jaring apung berjalan sebesar 1,085 tahun (1 tahun 1 bulan). Sehingga jika ada penawaran pembiayaan permodalan usaha non-bank kepada pembudidaya yang sudah melakukan usaha budidaya ikan Nila lebih dari 1 tahun 1 bulan atau 2 periode panen barulah pembudidaya akan mempertimbangkan tawaran tersebut.  

Makna dari persamaan regresi menunjukkan setiap penambahan  jumlah KJA(X1)sebanyak 1 buah pada pembudidaya akan menurunkan minat pembiayaan permodalan non-bank  sebesar 0,163%.  Hal ini juga tergambar pada data kepemilikan KJA oleh pembudidaya, sebagian besar responden yang memiliki KJA sebanyak 1-2 buah mendominasi sebanyak 61%.  Kenaikan jumlah kepemilikan KJA menunjukkan meningkatnya kemampuan keuangan dari pembudidaya, tentu saja peningkatan ini disertai juga dengan peningkatan kemampuan permodalan. 

Variabel pendidikan (X2) berpengaruh secara positif terhadap minat pembudidaya pada permodalan usaha non-bank.  Pengaruh positif variabel pendidikan menunjukkan, setiap kenaikan 1 tahun pendidikan akan meningkatkan 0,048%  minat pembudidaya terhadap pembiayaan permodalan usaha non-bank. Sedangkan pada variabel sumber modal usaha (D1) berpengaruh secara negatif terhadap minat  pembudidaya pada permodalan usaha non-bank.  Makna dari persamaan regresi linier berganda tersebut menunjukkan setiap kenaikan 1% sumber modal usaha milik sendiri akan menurunkan minat pembudidaya terhadap pembiayaan permodalan usaha non-bank sebesar 0,876 %.

Penelitiananalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat terhadap pembiayaan permodalan non-bank pada pembudidaya ikan Nila KJA Di Kabupaten Barito Kuala Propinsi Kalimantan Selatan dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi minat pembiayaan permodalan usaha non-bank pada pembudidaya ikan Nila KJA di Kabupaten Barito Kuala yaitu faktor jumlah KJA dan sumber modal usaha.  Sedangkan faktor pendidikan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat pembiayaan permodalan usaha non-bank pada pembudidaya ikan Nila KJA di Kabupaten Barito Kuala.Persentase minat pembiayaan permodalan non-bank pada pembudidaya ikan Nila Karamba Jaring Apung di Kabupaten Barito Kuala Propinsi Kalimantan Selatan adalah tinggi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI