DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMANFAATAN CANGKANG HALILING (Filopaludina javanica) SEBAGAI BIOKOAGULAN TERHADAP NILAI TSS PADA LIMBAH CAIR RUMAH POTONG HEWAN
PENGARANG:DEA RIZKINA UTAMI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-01


Haliling (Filopaludina javanica) adalah jenis keong kecil yang keberadaannya sangat melimpah di Kalimantan Selatan. Masyarakat Kalimantan Selatan mengkonsumsi haliling dengan menjadikannya lauk makan, sedangkan cangkangnya dibuang sebagai limbah yang tidak bernilai guna. Limbah cair RPH adalah salah satu jenis limbah cair yang memiliki karakteristik bahan pencemar yang tinggi apabila masuk ke perairan menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan. Salah satu proses pengolahan parameter limbah cair RPH yaitu dengan memanfaatkan cangkang Haliling (Filopaludina javanica) sebagai koagulan alami karena ada kandungan CaCO3 pada cangkangnya yang berpotensi baik dalam penetralan bahan pencemar pada limbah cair. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan cangkang haliling dan menganalisis dosis optimum dan kecepatan optimum yang paling banyak menyisihkan parameter TSS pada limbah cair RPH Martapura hingga memenuhi Standar Baku Mutu Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014. Pengolahan limbah cair RPH pada penelitian ini menggunakan metode jar test mensimulasikan proses koagulasi dan flokulasidengan variasi dosis 6 gr, 10 gr, dan 14 gr dan variasi kecepatan pengadukan 100 rpm, 125 rpm dan 150 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cangkang haliling mampu menurunkan nilai TSS pada limbah cair RPH dan didapatkan dosis optimum biokoagulan cangkang haliling adalah 10 gr kecepatan pengadukan 150 rpm dengan efisiensi penurunan sebesar 55,31%.

Kata kunci: Cangkang haliling, Jar test, Total Suspended Solid

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI