DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MUATAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING, NUMBERED HEAD TOGETHER DAN PENDEKATAN TPACK PADA SISWA KELAS V SDN MANARAP BARU KABUPATEN BANJAR | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD FERNANDA APRIZA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-01 |
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa dalam muatan IPA. Hal tersebut disebabkan proses pembelajaran didalam kelas yang masih bersifat satu arah, siswa kurang diberi kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan dan pemahaman tentang konsep IPA secara mandiri, tidak ada kegiatan pembelajaran yang merangsang kemampuan berpikir kritis siswa, rasa ingin tahu siswa yang masih rendah, pembelajaran monoton dan membosankan karena menggunakan model pembelajaran yang kurang variatif. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah menerapkan model Problem Based Learning, Numbered Head Together, dan Pendekatan TPACK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas siswa, menganalisis keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Manarap Baru Kabupaten tahun pelajaran 2023/2024 dengan jumlah siswa sebanyak 23 orang. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, dan keterampilan berpikir kritis. Data kuantitatif untuk hasil belajar siswa yang diperoleh melalui tes tertulis secara kelompok maupun individu. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif analisis cros tabulasi dijabarkan dengan tabel, grafik dan interpretasi dengan persentase. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari skor 22 hingga 30. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 43% hingga 96% dengan kriteria sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis pada pertemuan 1 sampai 4 meningkat dari 22% hingga 91% dengan kriteria sangat terampil. Sehingga mempengaruhi meningkatnya hasil belajar siswa aspek kognitif pertemuan 1 sampai 4 dari 30% hingga 87%, aspek afektif pertemuan 1 sampai 4 dari 26% hingga 83%, dan aspek psikomotorik dari pertemuan 1 sampai 4 dari 30% hingga 87%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning, Numbered Head Together, dan Pendekatan TPACK dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Disarankan dalam penggunaan model Problem Based Learning, Numbered Head Together, dan Pendekatan TPACK dapat dijadikan sebagai salah satu referensi dalam meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI