DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Strategi Peningkatan Nilai Tambah (Value Added) Pada Peserta Hutan Kemitraan di Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan
PENGARANG:WALDY SAMUEL PAYAMAN TAMPUBOLON
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-01


Strategi untuk menjamin kelestarian fungsi hutan memerlukan kebijakan yang mendukung pengelolaan hutan melalui program kemitraan. Kelompok Tani Hutan (KTH) Alimpung di Desa Tiwingan Lama Kabupaten Banjar bergerak dalam bidang Agroforestri, Silvopastural, dan Pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu di Taman Hutan Raya Sultan Adam. Ditetapkan melalui SK Nomor 10 Tahun 2019, mereka mengelola lahan seluas 371 ha dengan skema kemitraan kehutanan dengan fokus tanaman ulin, karet, dan objek wisata Bukit Alimpung. Penelitian ini mengidentifikasi permasalahan dan meningkatkan nilai tambah usaha ekowisata peserta Program Hutan Kemitraan di Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio. Melalui analisis SOAR, penelitian ini memberikan strategi konkrit untuk memperkuat ekowisata masyarakat lokal agar lebih mandiri dan sejahtera. Tujuan utamanya adalah untuk mengetahui nilai tambah usaha ekowisata peserta program. Penelitian ini mengumpulkan data dari KTH Alimpung melalui wawancara, observasi langsung, dan data sekunder dari instansi terkait dan literatur ilmiah. Pendekatan deskriptif campuran dan kuantitatif digunakan dengan studi kasus di KTH Alimpung yang melibatkan 30 responden dengan teknik sampling proporsional. Analisis nilai tambah dan SOAR dilakukan untuk lebih memahami aktivitas dan Aspirasi KTH Alimpung dalam pengelolaan hutan dan pengembangan ekowisata. Rasio nilai tambah usaha ekowisata mencapai 87,44% yang menunjukkan produktivitas dan nilai ekonomi yang tinggi. Strategi baru dari analisis SOAR untuk pengembangan usaha ekowisata yang berpartisipasi dalam hutan kemitraan antara lain: S-A (perbaikan transportasi, sarana/prasarana, dan pengelolaan pariwisata bersama pemerintah), O-A (optimasi melalui media sosial dan dukungan pemerintah terhadap pengembangan spot ekowisata ), S-R (penyediaan transportasi, fasilitas umum gratis, dan penambahan tempat wisata), dan O-R (promosi melalui media sosial untuk meningkatkan pendapatan dengan efisiensi biaya).

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI