DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PEMBUATAN SURAT KETERANGAN TIDAK MAMPU (SKTM) DI KANTOR DESA HAKURUNG KECAMATAN DAHA UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
PENGARANG:SITI RUHENI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-01


ABSTRAK Siti Ruheni, 2010411120012. 2024 “Kualitas Pelayanan Publik Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) Di Kantor Desa Hakurung Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan”. Dibawah bimbingan Enly Hadiyanor. Kualitas Pelayanan Publik adalah kenyamanan dalam memperoleh pelayanan di tempat pelayanan, kejelasan informasi mengenai pelayanan yang diberikan, serta perlindungan terhadap dampak dari hasil pelayanan yang diberikan. Pelayanan publik adalah segala pelayanan yang diberikan oleh otoritas publik yang ada di pusat, daerah, BUMN/BUMD, serta berupa barang/jasa yang berkaitan dengan kepuasaan. Salah satu bentuk pelayanan yang sering digunakan oleh masyarakat adalah pelayanan publik pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Kantor desa merupakan salah satu pintu gerbang utama bagi masyarakat untuk dapat mengakses berbagai layanan pemerintah. Dalam penelitian ini peneliti memilih Kantor Desa Hakurung sebagai lokasi penelitian karena kondisi geografis geografis yang ada di Desa Hakurung Kecamatan Daha Uara Kabupaten Hulu Sungai Selatan di rasa sesuai untuk melakukan penelitian tentang “Kualitas Pelayanan Publik Dalam Pembuatan Surat Keterangan Tidak Mmapu (SKTM)”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana kualitas pelayanan publik pembuatan surat keterangan tidak mampu. Penelitian ini menggunakan Pendekatan deskriptif kualitatif yaitu pendekatan penelitian dimana data-data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar-gambar dan bukan angka. Data-data tersebut dapat diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, foto, video dan dokumentasi pribadi maupun dokumentasi lainnya. Teknik analisis dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas pelayanan publik dalam pembuatan surat keterangan tidak mampu (SKTM) di Kantor Desa yang dianalisis menggunakan teori Zeithmal (1990) sudah baik namun belum optimal. Hal ini dikarenakan dari dimensi Reability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy sudah memiliki hasil yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, namun jika dilihat dari dimensi Tangibles pelayanan ini belum berjalan dengan baik karena ditemui masih adanya hambatan-hambatan seperti : Akses jalan yang ditempuh untuk membuat SKTM yang sangat jauh dan rusak sehingga menyulitkan masyarakat untuk ke Kantor Desa Hakurung dalam pembuatan pelayanan SKTM, akses internet yang kurang stabil atau kurang memadai sehingga mempersulit masyarakat dan aparatur desa karena membutuhkan waktu yang lama selama proses pembuatan SKTM, serta kurangnya sarana prasarana seperi meja, kursi dan tempat parkir yang sempit. Saran dalam penelitian ini yaitu perlu adanya pembenahan baik pada akses jalan, akses jaringan internet serta pada sarana dan prasarana, agar masyarakat yang ingin melakukan pelayanan merasa nyaman. Kata Kunci : Kualitas pelayanan, Surat Keterangan Tidak Mampu, Pelayanan Publi

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI