DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS EFISIENSI ALOKATIF USAHATANI SEMANGKA DI KABUPATEN KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
PENGARANG:NI WAYAN SEPMITA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-01


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya biaya, penerimaan dan keuntungan dalam usahatani semangka, menganalisis pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi usahatani semangka, serta menganalisis tingkat efisiensi alokatif usahatani semangka di Kabupaten Kapus Provinsi Kalimantan Tengah. Populasi penelitian ini sebanyak 113 orang petani, dari jumlah tersebut diambil sebanyak 55 orang dengan teknik acak sederhana (simple random sampling). Metode pengolahan data yang digunakan untuk menganalisis menganalisis biaya, penerimaan dan keuntungan dari usahatani. Meganalisis pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi dalam usahatani semangka digunakan model fungsi regresi linier berganda yaitu model tipe fungsi Cobb-Douglas. Selain itu, untuk menganalisis efisiensi alokatif faktor produksi yang digunakan petani pada usahatani semangka perbandingan Nilai Produk Marginal (NPMx) untuk suatu faktor produksi dengan harga faktor produksi (Px) sama dengan 1. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data, rata-rata penerimaan yang diperoleh dari usahatani semangka di Kabupaten Kapuas sebesar Rp. 75.619.181,82 per usahatani, dan rata-rata keuntungan yang diperoleh oleh petani semangka yaitu sebesar Rp. 45.541.259 per usahatani. Hasil pengujian secara statistik fungsi produksi tipe Cobb-Douglas menunjukkan secara bersama-sama (simultan) faktor produksi (luas lahan, jumlah benih, pupuk organik, pupuk anorganik, pestisida dan tenaga kerja) berpengaruh nyata terhadap produksi semangka, sedangkan pengujian secara persial faktor produksi luas lahan, benih, pupuk organik, pupuk anorganik dan tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap produksi semangka, kecuali faktor produksi pestisida. Pengujian secara statistik efisiensi alokatif (efisiensi harga terdapat tiga  faktor produksi yaitu pupuk organik, tenaga kerja dan pestisida yang penggunaannya efisien atau produk marginal sama dengan harga faktor produksi. Penggunaan faktor luas lahan, benih dan pupuk anorganik belum efisien sehingga perlu ditambah untuk mencapai titik efisien.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI