DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Potensi Ekstrak Akar Eceng Gondok Terhadap Pertumbuhan Dua Varietas Kacang Tunggak | |
| PENGARANG | : | Mimie Rafida -302 | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-01 |
Eceng gondok merupakan salah satu jenis tumbuhan gulma di daerah perairan yang hidup di permukaan air yang dalam, atau mengembangkan perakaran di lumpur pada air yang dangkal. Eceng gondok, merupakan sumberdaya lokal yang banyak terdaat di rawa lebak Kalimantan Selatan. Potensi lahan rawa lebak di Kalimantan diperkirakan 6.960.050 ha. Kacang tunggak diklasifikasikan sebagai pangan, pakan ternak dan tanaman pangan bahan baku industri. Kacang tunggak (Vigna unguiculata L.) varietas Nagara merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang paling banyak dikembangkan di lahan lebak Kalimantan Selatan. Eceng gondok juga dapat dimanfaatkan ZPT untuk perkecambahan dan pertumbuhan tanaman. Ekstrak akar eceng gondok yang mengandung hormon giberelin diketahui yang berperan sebagai ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) alami yang dapat meningkatkan viabilitas dan vigor benih saat memulai proses perkecambahan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Split plot. Faktor petak utama yaitu varietas kacang tunggak yang terdiri dari 2 taraf yaitu : G1= kacang tunggak varietas lokal (Nagara), G2= kacang tunggak varietas unggul (KT9), dan faktor anak petak yaitu konsentrasi akar eceng gondok yang terdiri dari 4 taraf yaitu : C0 = Kontrol (tanpa perendaman), C1= 2,5% (larutan eceng gondok) ,C2 = 5,0% (larutan eceng gondok), dan C3= 7,5% (larutan eceng gondok) sehingga diperoleh 8 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali sehingga mendapatkan 24 satuan percobaan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI