DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Efektivitas Pemberian Air Cucian Beras Terhadap Pertumbuhan Seledri (Apium graveolens L.) | |
| PENGARANG | : | MAWADDAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-07 |
Air cucian beras adalah limbah rumah tangga yang sering dibuang, jauh lebih baik dimanfaatkan menjadi sampah daur ulang yang bermanfaat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh air pencuci padi terhadap pertumbuhan tanaman seledri dan untuk melihat potensi air pencuci padi sebagai pupuk organik pada tanaman seledri. Budidaya seledri saat ini masih sering menggunakan pupuk kimia sebagai nutrisi tambahan tanaman, sedangkan penggunaan pupuk kimia yang berlebihan menyebabkan kerusakan tanah dalam jangka panjang. Dengan menurunnya kesuburan tanah, sifat fisik dan kimia tanah rusak, kapasitas pengikatan air hujan yang rendah berkurang dan pasokan bahan organik di tanah berkurang. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia dalam budidaya seledri. Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai pengganti pupuk kimia adalah air cucian beras.Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan April 2024 sampai Juni 2024, bertempat di Hortibun Jl. Jend. A. Yani KM 34,5, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan dan Laboratorium Produksi Jurusan Agoekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapa 20 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air cucian beras berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman seledri
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI