DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRATEGI PENGEMBANGAN SITUS BUREN BERBASIS EKOLOGI BUDAYA DAN PANDAI BESI SEBAGAI INDUSTRI ALAT-ALAT PERTANIAN DI SUB-DAS MONTALLAT, KABUPATEN BARITO UTARA | |
| PENGARANG | : | HARTATIK | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-09 |
Hartatik, 2040511320001. Strategi Pengembangan Situs Buren Berbasis Ekologi Budaya dan Pandai Besi Sebagai Industri Alat-AlatPertanian di sub-DAS Montallat, Kabupaten Barito Utara. Ketua Komisi Pembimbing: H. Wahyu, Anggota Komisi Pembimbing1: Muhammad Ruslan, Anggota Komisi Pembimbing 2:Herry Porda Nugroho Putro.
Manusia memiliki akal dan budi yang membuatnya mampu beradaptasi dengan lingkungan dan menciptakan alat untuk mensiasati lingkungan. Alat besi diciptakan manusia seiring dengan kebutuhan manusia untuk mengolah lahan pertanian. Situs buren sebagai tempat peleburan bijih besi merupakan bukti penguasaan teknologi logam oleh nenek moyang sejak ratusan tahun lalu. Situs-situs tersebut mempunyai nilai penting bagi sejarah peradaban manusia dan ilmu pengetahuan, tetapi kondisinya terancam karena belum ada upaya pelestarian dan pengembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keberadaan situs industri besi dengan lingkungan biofisiknya untuk merumuskan strategi pengembangan situs, serta menganalisis faktor-faktor keberlangsungan pandai besi sebagai dasar untuk merumuskan strategi pengembangan pandai besi dalam industri alat-alat pertanian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan observasi, wawancara, FGD, dan studi pustaka; dengan analisis deskriptif, statistik sederhana (persentase), dan analisis SWOT.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi eksisting situs-situs buren di sub-DAS Montallat dipengaruhi oleh sumber daya alam dan lingkungannya, terutama bentuk lahan dan sungai sebagai sumber air. Sebagian besar situs buren kini dalam keadaan rusak karena sudah ratusan tahun ditinggalkan. Berdasarkan kondisi temuan dan lingkungannya, dari 21 situs buren di sub-DAS Montallat, hanya empat situs yang layak untuk dikembangkan yaitu Buren Benangin, Buren Temelalo, Buren Jaga, dan Buren Mangu. Strategi pengembangan situs buren berdasar prioritas adalah: registrasi dan penetapan situs sebagai cagar supaya tidak tergusur oleh pertambangan dan kebun kelapa sawit, pemanfaatan situs buren dan lingkungannya sebagai wisata edukasi dan wisata alam, peningkatan pemahaman dan peran stakeholders tentang nilai penting situs buren, pelatihan tenaga konservasi situs dan penguatan kelembagaan.
Industri pembuatan besi telah ditinggalkan sejak 160-200 tahun lalu, kini tersisa pandai besi yang kian memudar baik secara kuantitas maupun kualitas. Keberlangsungan pandai besi di sub-DAS Montallat dipengaruhi oleh faktor-faktor ketersediaan peralatan pandai besi, motivasi pandai besi untuk meneruskan tradisi, dan keberadaan petani peladang. Strategi pengembangan pandai besi yaitu: penguatan posisi pandai besi sebagai profesi resmi di data kependudukan, penguatan modal peralatan, menjaga keberlangsungan pertanian, dan peningkatan kualitas produk alat pertanian dengan ciri lokal. Dari penelitian disertasi ini disimpulkan bahwa situs buren dan pandai besi dapat dikembangkan dengan strategi perencanaan yang terpadu dengan melibatkan stakeholders, terutama masyarakat dan Pemda. Pengelola situs-situs buren harus memahami kondisi temuan dan lingkungan biofisiknya, demikian juga pengembangan pandai besi harus memperhatikan kearifan lokal masyarakat sebagai petani-peladang.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI