DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | DINAMIKA FOSFOR PADA TANAH PASCATAMBANG BATUBARA YANG DIAPLIKASIKAN PUPUK PELET PALM OIL MILL EFFLUENT (POME) | |
| PENGARANG | : | GILANG RAMADHAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-13 |
Tanah pascatambang merupakan tanah yang tergolong mengalami degradasilahan. Lahan bekas tambang batubara mempunyaitingkatkesuburanyangrendah. Palm Oil Mill Effluent (POME) adalah salah satu limbah utama industri kelapa sawit yang memiliki potensi pencemaran lingkungan yang paling bermasalah di antara limbah pabrik lainnya. Nutrisi yang dimiliki POME sangat dibutuhkan oleh tanaman, POME mengandung sejumlah besar nitrogen, fosfat, kalsium, magnesium, dan kalium sehingga dapat digunakan sebagai pupuk. Pupuk organik padat (pelet) memiliki kelebihan slow release, artinya unsur hara di dalam pupuk akan dilepas secara perlahan-lahan dan terus-menerus selama jangka waktu tertentu sehingga kehilangan unsur hara akibat pencucian oleh air menjadi lebih kecil.Penelitianiniuntuk untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian pupuk pelet POME terhadap dinamika fosfor di tanah pascatambang batubara.Mengetahui dosis terbaik pupuk pelet POME pada dinamika fosfor di tanah pascatambang batubara setelah diberikan pupuk pelet POME.PenelitianinidilaksanakanPenelitian ini telah dilaksanakan selama 4 (empat) bulan yakni dari bulan November 2023 – Februari 2024. Bertempat di Rumah Kaca Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat. Analisis tanah, POME, dan tanaman dilakukan di LaboratoriumProgram Studi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pemberianpupuk pelet POME dengan dosis yang berbeda pada media tanam dengan 5 tarafperlakuan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga perlakuan POMEberpengaruh terhadap dinamika fosfor di tanah pascatambang dan sifat kimia tanah yang lain seperti pH, C-Organik, Al-dd, Fe-larut dan berpengaruh juga pada panjang akar, berat akar dan serapan P pada tanaman bayam.Perlakuan yang baik ada pada perlakuan yang tanpa dipeletkan sedangkan pada perlakuan yang dipeletkan diperlukan waktu yang lebih lama agar dapat memenuhi unsur hara P pada tanah pascatambang batubara.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI