DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG IKAN RUCAH DENGAN DOSIS BERBEDA SEBAGAI PAKAN TAMBAHAN DALAM KULTUR ROTIFERA (Brachionus plicatilis) | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD RIZALUL HAKIM | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-13 |
Rotifera termasuk golongan zooplankton yang sering digunakan sebagai pakan alami untuk larva ikan laut. Kultur rotifera membutuhkan seperti Nannochloropsis yang merupakan fitoplankton membutuhkan cahaya untuk hidup. Hasil kultur nannochloropsis pada musim hujan lebih sedikit dikarenakan intensitas cahaya matahari yang tidak banyak. Bahan pakan tambahan untuk memenuhi kebutuhan pakan rotifera adalah tepung ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari penambahan tepung ikan sebagai pakan tambahan dan menganalisis kurva pertumbuhan rotifera. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan, yaitu K : nannochloropsis 20mL, A : Nannochloropsis 20mL + tepung ikan 0,25 gram, B : Nannochloropsis 20mL + tepung ikan 0,50 gram, C : Nannochloropsis 20mL + tepung ikan 0,75 gram. Hasil terbaik didapat pada perlakuan B dengan kecepatan pertumbuhan sebesar 52,51 (ind/mL)×103 dan jumlah populasi sebesar 236,89 (ind/mL)×103 sedangkan terburuk ada pada perlakuan C dengan kecepatan pertumbuhan sebesar 2,75 (ind/mL)×103 dan jumlah populasi sebesar 56,44 (ind/mL)×103. Disimpulkan bahwa penambahan tepung ikan rucah sebagai pakan tambahan dalam kultur rotifera berpengaruh nyata terhadap kecepatan pertumbuhan dan jumlah populasi rotifera.
Kata kunci : rotifera, nannochloropsis, tepung ikan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI