DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Uji Berbagai Jenis Matriconditioning Terhadap Vigor Benih Padi (Oryza sativa L.) Varietas Inpari 32 | |
| PENGARANG | : | MARIATUL KIFTIAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-17 |
Padi (Oryza sativa L.) merupakan makanan pokok warga Indonesia yang kebutuhannya semakin
tinggi. Untuk meningkatkan produksi padi, diperlukan upaya untuk memperbaiki teknologi budidaya,
seperti penggunaan padi yang bermutu. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu
benih padi adalah dengan melakukan matriconditioning agar benih lebih terhidrasi.
Menurut Suhartiningsih (2003), menyatakan bahwa matriconditioning menggunakan arang sekam
dapat meningkatkan viabilitas dan vigor benih kedelai. Ilyas (2006) menyatakan keberhasilan
matriconditioning yang merupakan perlakuan hidrasi pra perkecambahan untuk meningkatkan viabilitas dan
vigor benih telah banyak diteliti. Sutariati (2006) menyatakan bahwa perlakuan invigorasi merupakan salah
satu alternative yang dapat digunakan untuk mengatasi mutu benih sebelum tanam untuk mengaktifkan
kegiatan metabolisme benih sehingga benih siap memasuki fase perkecambahan.
Menurut penelitian Priyanto (2017), invigorasi matriconditioning bahan serbuk gergaji dengan
perbandingan 3 : 5 (serbuk gergaji : air) yang direndam selama 6 jam berpengaruh dan lebih baik pada
persentase dan kecepatan tumbuh benih. Penelitian Sucahayono (2013), menjelaskan bahwa perlakuan
matriconditioning menggunakan arang sekam dengan perbandingan 10g : 6g : 7g (benih : bahan matri : air)
lebih efektif meningkatkan vigor benih sehingga tinggi tanaman, bobot 100 biji, jumlah polong isi dan hasil
biji per hektar meningkat. Berdasarkan hasilpenelitian Fauziah dan Arief (2010), pada parameter daya
berkecambah semua perlakuan matriconditioning (serbuk gergaji dan arang sekam), mengindikasikan
peningkatan dibanding kontrol. Perlakuan matriconditioning plus jerami menunjukkan peningkatan daya
berkecambah yang nyata dengan nilai 99,33% dibanding tanpa perlakuan matriconditioning. Perlakuan
matriconditioning mampu meningkatkan viabilitas dan vigor benih, karena imbibisi air ke dalam benih yang
terkontrol oleh faktor media.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh bahan materi matriconditioning terhadap
vigor benih padi (Oryza sativa L.) varietas Inpari 32. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2024
bertempat di Laboratorium Produksi Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lambung
Mangkurat Banjarbaru. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor
Tunggal dengan 8 taraf dan 3 ulangan, ditambah sub sampel sebanyak 2 kali sehingga terdapat 48 gulungan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi matriconditioning berpengaruh terhadap vigor benih padi
(Oryza sativa L.) varietas Inpari 32.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI