DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Seismic Base Isolation System Jenis High Damping Rubber Bearing (HDRB) pada Gedung Tugu Nol di Kota Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan | |
| PENGARANG | : | YULIA NOVIANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-19 |
Pada tahun 2024, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sedang dalam tahap pembangunan bangunan monumental Tugu Nol Banjarmasin setinggi ± 99,00 m. Bangunan ini direncanakan berdiri di atas tanah lunak kawasan Taman Siring Banjarmasin yang tergolong sebagai daerah rawan gempa. Penggunaan isolator gempa merupakan salah satu upaya inovatif dan preventif dalam bidang rekayasa struktur terkait gempa. Penelitian ini dilakukan dengan mengaplikasikan isolasi gempa jenis high damper rubber bearing (HDRB) terhadap bangunan Tugu Nol Banjarmasin untuk mengetahui pengaruh isolasi gempa HDRB.
Dengan membandingkan perilaku dan kinerja struktur fixed base dan struktur HDRB berdasarkan peraturan SNI 1727:2020, SNI 1726:2019, SNI 1729:2020 dan SNI 2847:2019. Perhitungan analisis struktur dibantu program komputer SAP2000 v16. Adapun mutu material yang digunakan adalah beton bertulang ???????? ′= 30 MPa pada elevasi +0,00 dan ???????? ′= 25 MPa pada elevasi 4,50–21,00 dengan mutu baja tulangan BJTS42. Adapun pada elevasi 21,00–99,00 digunakan baja dengan mutu SS400.
Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa penggunaan HDRB meningkatkan periode getar, base shear, displacement dan simpangan antar tingkat. Pada gaya dalam penampang balok sloof terjadi peningkatan nilai gaya momen, geser dan torsi dengan gaya aksial yang berkurang signifikan jika dibandingkan dengan struktur konvensional. Pada balok selain sloof untuk struktur HDRB mengalami penurunan nilai momen, geser dan torsi dengan nilai aksial balok relatif meningkat. Penggunaan HDRB pada struktur secara signifikan berpengaruh pada gaya aksial dan momen kolom lift yang menurun pada lantai dasar namun meningkat pada elevasi +0,00 ke atas dengan gaya geser yang menurun signifikan. Adapun untuk kolom selain kolom lift relatif mengalami perubahan gaya dalam yang cukup kecil, terkecuali kolom pada lantai dasar yang mengalami peningkatan gaya geser. Pelat beton mengalami peningkatan gaya momen tumpuan dan penurunan pada lapangan. Penurunan gaya momen lapangan terjadi pada seluruh pelat terkecuali pelat pada lantai dasar dan pelat dak observasi deck. Untuk penampang baja tidak mengalami perubahan yang signifikan dalam berbagai aspek.
Kata Kunci: Base Isolation, Isolasi Dasar, High Damper Rubber Bearing, SRPMK, Fixed Base, Periode Getar, Displacement, Base Shear, Simpangan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI