DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Kendala Pembudidaya Ikan di Desa Mali-Mali Kabupaten Banjar | |
| PENGARANG | : | NUR LAILI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-20 |
Nur Laili. 2024.Kendala Pembudidaya Ikan di Desa Mali-Mali Kabupaten Banjar. Skripsi Program Studi Pendidikan IPS. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Pembimbing I: Prof. Dr. Bambang Subiyakto, M. Hum. dan Pembimbing II: M. Ridha Ilhami, M. Pd.
Budidaya ikan di keramba jaring apung merupakan bentuk upaya dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar dalam meningkatkan produktivitas perairan. Desa Mali-Mali dulunya menjadikan pembudidayaan ikan sebagai mata pencaharian utama namun sekarang menjadi pekerjaan sampingan, adanya pembudidayaan ikan ini tentunya tidak lepas dari yang namanya masalah baik masalah dalam pembudidayaan ataupun masalah yang lainnya yang menimbulkan pembudidaya ikan menjadi semakin berkurang. Tujuan penelitian: Mendeskripsikan kendala budidaya ikan di Desa Mali-Mali Kabupaten Banjar, Menganalisis cara masyarakat mengatasi permasalahan tersebut di Desa Mali-Mali Kabupaten Banjar
Pendekatan yang dipergunakan pada penelitian ini yakni pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi panduan observasi, alat perekam, serta alat tulis. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilangsungkan dengan metode triangulasi sumber, triangulasi waktu dan member check.
Hasil pembahasan terhadap kendala pembudidaya ikan dan cara masyarakat mengatasi masalah tersebut : Kendala budidaya ikan di Desa Mali-Mali disebabkan kondisi air sungai kotor dan surut, kenaikan harga pakan, kurangnya biaya/modal dan cara masyarakat mengatasi permasalah tersebut dengan memindahkan ikan tersebut ke kolam atau dijual meskipun masih kecil, kenaikan harga pakan dengan hal ini masyarakat mensiasati dengan cara memberi pakan pada waktu tertentu saja, kurangnya biaya/modal menimbulkan banyak pembudidaya ikan berpindah profesi untuk mengatasi permasalahan ini.
Simpulan dari penelitian ini adalah kendala pembudidaya ikan di Desa Mali-Mali disebabkan oleh kualitas air, kenaikan pakan serta kurangnya biaya atau modal. Hal ini dapat diatasi masyarakat dengan cara memindahkan ikan ke kolam, memberikan pakan pada waktu tertentu dan berhenti membudidayakan ikan.
Kata Kunci: Budidaya ikan, Kendala, Masyarakat
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI