DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Dinamika Kemasaman dan Status Ionik pada Tanah Gambut yang Diberi Berbagai Jenis Abu
PENGARANG:SITI FATIMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-22


Pulau Kalimantan memiliki luas lahan gambut terbesar kedua setelah Sumatera, menempati 4,54 juta ha dari total lahan gambut Indonesia. Dari luasnya tanah gambut di Indonesia, diperkirakan hanya 6,9 juta ha yang layak untuk dikembangkan menjadi lahan pertanian. Luas lahan gambut cukup potensial untuk dimanfaatkan sebagai areal pertanian tanaman pangan. Namun pemanfaatan lahan gambut memiliki beberapa permasalahan seperti tingkat kemasaman, status dan keseimbangan hara, serta tingginya kandungan asam-asam organik beracun bagi tanaman. Salah satu upaya yang dapat mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan pengaplikasian amelioran abu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi berbagai jenis abu terhadap kemasaman dan status ionik pada tanah gambut dan untuk mengetahui hubungan antara kemasaman tanah dan status ionik pada tanah gambut yang diberi berbagai jenis abu. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor. Faktor yang diteliti adalah jenis amelioran (a) terdiri atas empat taraf yaitu;a0 = tanpa amelioran, a1= abu sekam padi, a2= abu serbuk gergaji, a3= abu tandan kosong kelapa sawit. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali, sehingga diperoleh 20 satuan percobaan. Parameter yang diamati yaitu pH tanah, Eh tanah, DHL, dan KTK tanah gambut pada 3 MSI, 12 MSI, dan 18 MSI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai jenis abu memberikan pengaruh terhadap perubahan pH tanah pada 3 MSI, 12 MSI, dan 18 MSI, Eh tanah pada 3 MSI, DHL pada 3 MSI dan 18 MSI, dan KTK pada 3 MSI, 12 MSI, dan 18 MSI. Hubungan antara pH tanah dan Eh pada inkubasi 3 MSI memiliki nilai koefisien korelasi dengan tingkat keerataan cukup (r = -0,522) dengan persamaan, r = -0,643 terdapat pada Eh 3 MSI dengan DHL 3 MSI, r = 0,620 terdapat pada DHL 18 MSI dengan KTK 18 MSI, dan r = 0,550 terdapat pada KTK 12 MSI dengan pH 12 MSI. Jenis amelioran terbaik adalah abu tandan kosong kelapa sawit (a3) disusul abu serbuk gergaji (a2).

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI