DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Aktor-Jaringan Dalam Pengelolaan Sampah Di Kabupaten Kotawaringin Barat | |
| PENGARANG | : | DEWI VILIYANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-22 |
Dewi Viliyanti, NIM: 2220421320005, 2024, Aktor-Jaringan Dalam Pengelolaan Sampah Di Kabupaten Kotawaringin Barat. Dibawah bimbingan Dr. Tomi Oktavianor, M.Soc., Sc. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis relasi aktor-jaringan dalam pengelolaan sampah, serta tantangan dan hambatan yang dihadapi aktor-jaringan tersebut. Permasalahan pengelolaan sampah dapat dipelajari dari hubungan antar aktor dan perannya dalam jaringan. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, dengan teknik analisa melalui pendekatan sosio-teknologi teori aktor-jaringan (ANT). Pendekatan ini digunakan untuk mengidentifikasi peran aktor yang berkaitan dengan pengelolaan sampah dan mengungkap hubungan antara manusia dan non manusia melalui berbagai pemangku kepentingan, kemudian dijelaskan secara naratif berdasarkan alat analisis teori yang dipilih. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa berdasarkan konsep umum teori aktor-jaringan (ANT), pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kecamatan, Kelurahan/Desa, dan RT/RW merupakan aktan yang menjadi sentral untuk menarik aktor lainnya, seperti penghasil sampah, pengelola kawasan dan fasilitas, maupun sarana prasarana pendukung pengelolaan sampah untuk berperan mengatasi permasalahan sampah di Kabupaten Kotawaringin Barat. Relasi aktor-jaringan dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Kotawaringin Barat belum optimal terbentuk, dikarenakan peran penghasil sampah dan pengelola kawasan atau peran swasta belum maksimal. Tantangan yang dihadapi yaitu potensi timbulan sampah jika tidak ditangani dari hulu ke hilir akan terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk. Pada akhirnya, sampah yang tidak tekelola dengan baik di tingkat rumah tangga, akan menimbulkan pencemaran lingkungan dan penyakit. Sedangkan hambatannya yaitu kebiasaan masyarakat membuang sampah rumah tangga tanpa memilah masih tinggi dan minimnya ketersediaan fasilitas pemilah sampah, seperti tempat sampah maupun TPS berdasarkan jenis sampah di lingkungan terdekat.
Kata kunci: Pengelolaan Sampah, Aktor-Jaringan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI