DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | RUMAH ADAT BANJAR BUBUNGAN TINGGI TELUK SELONG ULU KABUPATEN BANJAR SEBAGAI WISATA EDUKASI | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD IHSAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-08-23 |
Ihsan, M. 2024. Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi Teluk Selong Ulu Kabupaten Banjar sebagai Wisata Edukasi. Skripsi Program Studi Pendidikan IPS. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Pembimbing I : Prof. Dr. Bambang Subiyakto, M.Hum dan Pembimbing II: Muhammad Rezky Noor Handy, M.Pd.
Rumah Adat Banjar, seperti Rumah Bubungan Tinggi, adalah salah satu representasi penting dari identitas budaya Banjar dan dilindungi sebagai cagar budaya. Dengan adanya tantangan globalisasi dan perubahan zaman, ada kekhawatiran tentang berkurangnya minat generasi muda terhadap budaya lokal. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal melalui pendidikan, partisipasi dalam kegiatan budaya, dan promosi pariwisata yang menonjolkan keunikan lokal. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran dan kebanggaan terhadap budaya lokal, termasuk melalui pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Dalam konteks ini, penelitian mengenai wisata edukasi Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi menjadi penting untuk memastikan warisan budaya tersebut tetap dikenal dan dihargai oleh generasi mendatang, sekaligus mendukung perekonomian daerah. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). Untuk mendeskripsikan Rumah Adat Bubungan Tinggi di Teluk Selong Ulu, 2). Untuk mendeskripsikan Rumah Adat Bubungan Tinggi sebagai Objek Wisata.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri, pedoman observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dengan teknik reduksi data, penyajian data dan yang terakhir penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu.
Hasil penelitian ini yaitu: 1). Kondisi Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi Teluk Selong Ulu Kabupaten Banjar dari sudut pandang pengunjung masih tidak menentu ramai atau tidak. Adapun sudut pandang bangunannya ada beberapa bangunan masih baik dan tidak, namun selalu ada perbaikan untuk menjaga Rumah Adat yang sudah hampir berusia 160 tahun lebih tepatnya 157 tahun ini. 2). Aktivitas berkunjung di Rumah Adat Banjar Teluk Selong Ulu berlangsung setiap hari dari pukul 07.30 hingga 16.30 WITA tanpa biaya masuk atau parkir. Dalam aktivitas biasanya pengunjung melakukan kegiatan wisata edukasi secara mandiri dibantu dengan bisa bertanya kepada pemilik rumah secara langsung, edukasi yang diberikan dari wisata ini bagaimana sejarah silsilah rumah adat banjar ini ada, spesifikasi rumah adat ini baik struktur ruang dan fungsinya. Pelestarian budaya harus dilakukan secara rutin untuk memberikan apresiasi dan pemahaman terkait filosofi serta nilainya kepada generasi selanjutnya.
Simpulan penelitian ini adalah bahwa Rumah Adat Bubungan Tinggi masih menjadi objek wisata meskipun kondisinya terlihat rapuh karena usia hampir 160 tahun, tepatnya 157 tahun. Rumah ini memiliki dua lantai, dengan lantai kedua disebut Karawit atau tempat orang bapingit. Walau eksistensinya sebagai identitas Urang Banjar masih terjaga, kunjungan wisatawan fluktuatif karena kurangnya pemenuhan faktor 5A (Atraksi, Amenitas, Akomodasi, Akselerasi, Aktivitas). Kunjungan berlangsung setiap hari dari pukul 07.30 hingga 16.30 WITA tanpa biaya masuk atau parkir. Di era digital, pengelola dan masyarakat perlu memanfaatkan media sosial untuk promosi. Pelestarian budaya harus rutin dilakukan untuk memberikan apresiasi dan pemahaman terkait filosofi dan nilai budaya kepada generasi mendatang. Pengunjung dapat teredukasi tentang sejarah, struktur, dan fungsi rumah adat ini. Selain itu, kebudayaan harus dikembangkan untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Kata kunci : Wisata Edukasi, Rumah AdatBanjar, Rumah Bubungan Tinggi
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI