DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS KESTABILAN LERENG TUMPUKAN BATUBARA ROM PADA PT ADARO INDONESIA KABUPATEN TABALONG KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:AKBAR ARNI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-08-26


Dalam kegiatan pertambangan, terdapat aktivitas penyimpanan stok batubara sebelum diangkut ke pelabuhan dan dijual. Ketika tidak ada proses pengangkutan yang dilakukan sedangkan pasokan Batubara dari pit penambangan terus berlangsung menyebabkan batubara akan menumpuk di tempat penyimpanan sementara yang disebut ROM (Run of Mine). Penumpukan batubara di ROM ini akan semakin meluas dan bertambah tinggi serta penambahan volumenya. Semakin tinggi tumpukan batubara, maka risiko terjadinya longsor juga semakin besar. Oleh karena itu, diperlukan peran ahli geoteknik untuk melakukan analisis dan perhitungan ulang mengenai tingkat kestabilan dan kemungkinan terjadinya longsor pada tumpukan batubara tersebut. Pengambilan dan pengumpulan data dilakukan dalam kurun waktu dua bulan untuk memastikan data yang diperoleh representatif dan dapat digunakan dalam penelitian ini. Data yang dikumpulkan meliputi geometri tumpukan batubara, data laboratorium pengujian kekuatan Batubara, spesifikasi alat mekanis yang beroperasi di ROM 19A, dan data hasil uji CBR. Setelah dilakukan analisis, diperoleh kesimpulan bahwa tinggi maksimal tumpukan yang dapat diaplikasikan di ROM 19A adalah 15 meter dengan faktor keamanan (FK) ≥ 1,2. Desain geometri tumpukan batubara yang direncanakan untuk ROM 19A menggunakan kombinasi lereng dengan dua bench. Pada bench pertama, tumpukan batubara setinggi 8 meter dengan sudut 30 derajat, sementara pada bench kedua, tumpukan batubara setinggi 7 meter dengan sudut 30 derajat. Jarak antara bench pertama dan bench kedua adalah 8 meter.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI