DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Respon Pemberian Pupuk Kasgot (Bekas Maggot) Terhadap Pertumbuhan Kedelai Edamame (Glycine max (L.) Merril) | |
| PENGARANG | : | SITI ZAHRA SALSABILA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-09-09 |
Edamame merupakan tanaman kedelai asal Jepang yang berhasil dikembangkan di Indonesia. Kedelai segar dari tanaman kedelai luar biasa ini dikonsumsi (kedelai nabati), yaitu tanaman kedelai yang dipanen pada saat biji sudah berkembang dan mengisi 80-90% ruang benih pada saat polong masih berwarna hijau segar. Diperlukan inovasi dalam budidaya khususnya pada aspek pemupukan untuk meningkatkan produktivitas kedelai khususnya kedelai edamame. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan untuk budidaya tanaman edamame adalah penggunaan pupuk organik, termasuk pupuk kasgot (bekas maggot). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk singkong terhadap pertumbuhan tanaman edamame. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor. Faktor yang diteliti dalam penelitian ini adalah perlakuan pupuk kasgot (B) dengan empat dosis berbeda dan dua jenis kontrol (K) yang masing-masing diulang sebanyak empat kali sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah pertumbuhan vegetatif tanaman edamame yaitu jumlah daun, lebar daun, tinggi tanaman dan diameter batang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk jambu mete berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan diameter batang tanaman edamame. Dosis pupuk singkong terbaik untuk pertumbuhan tanaman selada adalah B4 yaitu 45 ton ha-1 atau 113 g/polibag dengan rata-rata tinggi tanaman 51,8 cm, jumlah daun 27, diameter batang 9,2 mm dan lebar daun 8,63 cm.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI