DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pemanfaatan Gulma Supan-Supan (Neptunia oleracea L.) Sebagai Pupuk Organik Plus Agens Hayati untuk Mengendalikan Nematoda Meloidogyne spp. pada Tanaman Seledri (Apium graveolens L.) | |
| PENGARANG | : | LINGZHI ZILFA NAFISA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-09-20 |
Seledri merupakan sayuran yang memegang peranan penting dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat Indonesia. Akan tetapi produksi seledri menghadapi beberapa tantangan, antara lain serangan penyakit puru akar yang disebabkan oleh nematoda Meloidogyne spp. Hal ini menyebabkan penurunan produktivitas hasil yang cukup signifikan. Pengendalian hayati yang digunakan adalah pengendalian hayati yang ramah lingkungan dengan menggunakan pupuk Bokashi dengan memanfaatkan gulma Supan-supan (Neptunia oleracea L.) dengan campuran EM4, PGPR dan Eco-enzyme sebagai dekomposer dan penambahan Trichoderma sp. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui potensi gulma supan-supan sebagai pupuk organik bersama dengan agens hayati Trichoderma sp. dalam pengendalian nematoda akar Melodogyne spp. pada tanaman seledri. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Juli 2024 di Kelurahan Sungai Besar dan Laboratorium Fitopatologi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan menggunakan agen uji EM4, PGPR, Ecoenzyme dan Trichoderma sp. yang terdiri dari (7) perlakuan dengan (4) ulangan dan setiap satuan percobaan terdiri dari (3) tanaman sehingga total tanaman adalah 84 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pemberian EM4, PGPR dan eco-enzyme dapat mendekomposisi pupuk bokashi supan-supan dan pemberian bokashi supan-supan + EM4 + Trichoderma sp. merupakan perlakuan terbaik terhadap jumlah dan tingkat keparahan nematoda puru akar.
Kata kunci: Gulma supan-supan, Bokashi, Eco-enzyme, PGPR, Nematoda
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI