DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Pemberian Bokashi Kiambang Terhadap Hasil Kedelai Edamame (Glycine max (L.) Merill) Secara Organik | |
| PENGARANG | : | UMMI ROHIMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-09-27 |
Kedelai Edamame (Glicyne max (L.) Merr.) merupakan tanaman potensial yang perlu dikembangkan seiring meningkatnya jumlah penduduk dan kebutuhan bahan baku industri olahan pangan sehat. Edamame mampu menghasilkan 20-36 polong per tanaman, selain itu edamame memiliki kandungan protein mencapai 36% lebih tinggi dibanding kedelai lain. Namun berdasarkan data terakhir pada tahun 2021 produktivitas kedelai edamame yang tergabung dalam data kedelai secara umum di Provinsi Kalimantan Selatan masih tergolong rendah yaitu 1,75 t ha-1. Hal ini dikarenakan sebagian wilayah Kalimantan Selatan memiliki tanah masam dengan kadar bahan organik dan kesuburan yang rendah. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi edamame secara organik adalah dengan memanfaatkan tanaman kiambang (Salvinia molesta) dan diolah menjadi bokashi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian bokashi kiambang dan dosis terbaik terhadap hasil kedelai edamame. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor dengan lima taraf perlakuan dan tiga ulangan sehingga diperoleh 15 satuan percobaan yaitu, k0 tanpa pemberian bokashi kiambang (kontrol), k1 sebanyak 5 t ha-1 setara dengan 2 kg petak-1, k2 10 t ha-1 setara dengan 4 kg petak-1, k3 15 t ha-1 setara dengan 6 kg petak-1 dan k4 20 t ha-1 setara dengan 8 kg petak-1. Berdasarkan uji ANOVA menunjukkan bahwa pemberian bokashi kiambang tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan yang meliputi jumlah polong per tanaman (buah), jumlah polong isi per tanaman (buah), berat polong segar per tanaman (g), berat basah polong isi per tanaman (g) dan produktivitas pertanaman (g). Dosis terbaik pada parameter jumlah polong dan polong isi terdapat pada perlakuan k2 10 t ha-1 dan pada parameter berat basah polong segar, berat basah polong isi, dan produktivitas tanaman terdapat pada perlakuan k1 5 t ha-1 dengan produktivitas tertinggi mencapai 11,4 t ha-1.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI