DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Keanekaragaman Collembola pada Pertanaman Kacang Nagara dengan Aplikasi Mulsa Eceng Gondok (Eichornia crassipes)
PENGARANG:FARADIFA YAMANY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-09-30


Kacang nagara merupakan tanaman yang dibudidayakan di lahan rawa lebak namun saat ini hasil produksi kacang nagara cenderung menurun akibat belum terpenuhinya kebutuhan nutrisi tanaman secara optimal di lahan rawa. Salah satu upaya untuk mengatasi lingkungan pertumbuhan yang cocok untuk tanaman kacang nagara dengan melakukan pindah tanam kelahan kering, namun tetap menjaga kelembaban tanah dengan memberikan mulsa organik. Mulsa organik mampu memperbaiki sifat fisik dan biologis tanah. Sifat fisik dan biologi tanah yang baik dapat diketahui dengan melihat keanekaragaman collembola tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman Collembola pada tanaman kacang nagara dengan aplikasi mulsa eceng gondok dan untuk mengetahui hubungan antara indeks keanekaragaman collembola pada pertanaman kacang nagara dengan aplikasi mulsa eceng gondok. Penelitian ini menggunakan metode Rancang Acak Lengkap (RAL) dengan 6 kali ulangan. Percobaan terdiri dari tiga taraf perlakuan, yaitu tanpa mulsa (M0), mulsa eceng gondok basah (M1) 4 kg/m², dan mulsa eceng gondok kering (M2) 3 kg/m². Hasil menunjukkan bahwa terdapat 10 jenis spesies sebaran Collembola yaitu, Lepidocyrtus, Proisotoma, Homidia, Entomobrya, Ascocyrtus, Rambutsinella, Isotomurus, Pseudosinella, Desoria, dan Papirioides. Nilai indeks keanekaragaman Collembola secara berurutan adalah 0,70 (rendah); 0,90 (rendah); dan 0,87 (rendah). Nilai indeks kemerataan secara berurutan adalah 0,74 (tinggi); 0,72 (tinggi); dan 0,74 (tinggi). Nilai indeks kekayaan jenis secara berurutan adalah 0,81 (rendah); 1,08 (rendah); dan 0,94 (rendah). Nilai indeks dominansi secara berurutan adalah 0,59 (rendah); 0,53 (rendah); dan 0,52 (rendah).

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI