DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Karakteristik Kimia dan Biologi Tanah Tukungan Pada Lahan Pasang Surut | |
| PENGARANG | : | Ferdy Berkat Andrean | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-09-30 |
FERDY BERKAT ANDREAN, Karakteristik kimia dan biologi tanah tukungan pada lahan pasang surut dibimbing oleh Abdul Hadi dan Akhmad Rizalli Saidy.
Lahan rawa pasang surut adalah salah satu lahan yang sangat memiliki potensi untuk pengembangan pertanian di masa yang akan datang. Lahan pasang surut adalah lahan potensial, apabila dikelola dengan baik maka produktivitasnya tidak akan rendah dari lahan subur lainnya. Umumnya di kawasan lahan pasang surut dikembangkan dengan metode surjan, namun pembuatan surjan membutuhkan tenaga kerja dan modal yang banyak. Para petani mulai mengawali pembuatan surjan dengan membuat tukungan yang setiap tahunnya dilakukan penimbunan dan dihubungkan sehingga seiring berjalan waktu membentuk timbunan yang panjang atau yang dikenal dengan surjan. Tanah tukungan mempunyai beberapa permaslahan dalam pemanfaatannya sebagai lahan pertanian, diantaranya adalah adanya genangan sehingga mengakibatkan bibit yang ditanam sering layu bahkan mati akibat terendam ataupun kebasahan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan karakteristik kimia dan biologi tanah sebagai pengaruh budidaya berbagai tanaman. Penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada empat tanah tukungan tanpa tanaman dan 12 tukungan yang ditanami beberapa jenis tanaman.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pH dipengaruhi oleh penggunaan tanah tukungan untuk budidaya tanaman yang berbeda. Daya hantar listrik (DHL) dan populasi mikroba penambat nitrogen tidak mengalami perubahan yang signifikan karena penggunaan tanah tukungan untuk budidaya tanaman yang berbeda.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI