DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Science Technopark: Pusat Hilirisasi Riset Lahan Basah
PENGARANG:MUHAMMAD RIZWANDI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-01


 Dalam perkembangan revolusi industri 4.0 menuju 5.0, lahirlah Science Technopark yang merupakan salah satu strategi pemerintah Indonesia dalam menghadapi tantangan revolusi industri. Namun Science Technopark masih belum merata di Indonesia, yang dominan terdapat di wilayah pulau Jawa dan Sumatera. Maka dari itu, perlunya Science Technopark di pulau Kalimantan khususnya Kalimantan Selatan terlebih lagi daerah ini memiliki aspek komoditas unggulan lokal yang harus dilestarikan yakni lahan basah. Kondisi sekarang, potensi lahan rawa masih belum optimal dan eksistensinya mulai terancam di kalangan masyarakat luas. Adapun juga, fasilitas komersialisasi lahan basah belum ada di wilayah ini. Science Technopark merupakan solusi untuk hilirisasi hasil kajian lahan rawa sekaligus untuk mengembangkan potensi lahan rawa dan mengantisipasi kerusakan ekosistem rawa. Oleh karena itu, perancangan Science Technopark: Pusat Hilirisasi Riset Lahan Basah Bertujuan untuk mengoptimalkan potensi dan mempertahankan eksistensi lahan basah. Perancangan ini menggunakan metode analogi positif untuk menggabungkan alam dan teknologi menjadi satu harmoni, dengan konsep “eco-tech architecture” sebagai solusi atas permasalahan arsitekturalnya. Melalui konsep ini diwujudkan arsitektur yang mampu menyelaraskan teknologi dengan ekosistem rawa. Sehingga eksistensi dan potensi lingkungan rawa menjadi berkelanjutan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI