DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Taman Edukasi Urban Farming di Banjarbaru
PENGARANG:NATHA LALITA SUKMAJAYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-01


Saat ini, urban farming semakin berkembang karena masalah berkurangnya lahan pertanian di perkotaan semakin besar yang dapat mempengaruhi ketahanan pangan kota. Permasalahan ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan potensi sumber daya sekitar untuk membudidayakan bahan pangan dan ternak di lahan terbatas dan terlantar perkotaan secara maksimal. Beberapa tahun terakhir, urban farming juga semakin berkembang di kota Banjarbaru yang ditandai dengan banyaknya program urban farming yang dibuat oleh pemerintah kota Banjarbaru serta munculnya komunitas dan wirausaha urban farming di Banjarbaru. Namun, permasalahan bagi komunitas merupakan tidak tersedianya wadah mereka untuk berkumpul dan menyebarkan informasi dan edukasi terkait pentingnya urban farming kepada masyarakat kota. Oleh karena itu, perancangan taman edukasi urban farming di Banjarbaru menerapkan pola-pola biofilik oleh Terrapin Bright Green kedalam desain agar pengguna, lingkungan binaan dan alam terhubung dan membangun interaksi positif dalam kawasan.

Kata Kunci : Urban Farming, Taman edukasi, Arsitektur biofilik

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI