DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Lama Penyimpanan Eco-enzyme dan Penambahan Trichoderma sp. Dalam Menurunkan Intensitas Serangan Nematoda Puru Akar (Meloidogyne spp.) Pada Tanaman Seledri (Apium graveolens l.)
PENGARANG:NANDITA MAHRINI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-02


Seledri merupakan salah satu tanaman sayuran yang penting dan memiliki nilai ekspor. Seledri tidak hanya sebagai sayuran, tetapi juga digunakan sebagai bumbu dan sangat populer di Indonesia, negara-negara Barat dan negara-negera Asia. Salah satu kendala dalam budidaya tanaman seledri adalah gangguan nematoda puru akar.Berbagai metode budidaya tanaman perlu diperhatikan seperti sistem budidaya dan rotasi tanaman yang sangat diperlukan untuk menekan perkembangan populasi nematoda. Penggunaan eco-enzyme dalam budidaya tanaman dilaporkan mempunyai efek positif pengembangan, efisiensi dan kualitas kelembagaan di berbagai bidang spesies tanaman.Kandungan yang terdapat dalam eco-enzyme adalah asam asetat (H3COOH) yang memiliki kemampuan membunuh kuman, virus, bakteri dan nematoda. Senyawa asam asetat mampu menghentikan siklus hidupMeloidogyne spp.Danuntuk tanaman dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman.Penelitian ini menggunakan eco-enzyme yang berbeda waktu (baru panen, satu tahun dan dua tahun). Hasil penelitian menunjukkan semua perlakuan berpengaruh sangat nyata dalam menekan intensitas serangan nematoda puru akar dibandingkan tanpa perlakuan (kontrol). Perlakuan Eco-enzyme baru panen + Trichoderma sp. merupakan perlakuan terbaik dari semua perlakuan dalam menurunkan intensitas serangan nematoda puru akar ditunjukkan persentase serangan paling rendah 1,11% jika dibandingkan dengan persentase kontrol sebesar 80%.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI