DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS PERNIKAHAN USIA DINI DALAM PEMBENTUKAN KELUARGA SEJAHTERA DI KELURAHAN SUNGAI LULUT KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR | |
| PENGARANG | : | M. MIJAHAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-02 |
Pernikahan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah yang artinya diliputi ketentraman, rasa kasih, dan sayang dalam sebuah keluarga. Untuk mencapai tujuan itu diperlukan kesiapan fisik, mental, sikap, kematangan emosi, dan ekonomi. Sementara dalam penelitian ini ditemukan berbagai masalah yaitu pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan oleh pasangan atau salah satu pasangan yang masih dikategorikan anak-anak atau remaja dibawah usia 19 tahun, yang diketahui tingkat pernikahan dini di wilayah sungai lulut sangat tinggi, karena menikah di usia dini dengan ketidak matangan secara fisik berdampak buruk pada kesehatan, baik pada ibu dari sejak hamil sampai melahirkan maupun bayi karena organ reproduksi yang belum sempurna, belum matangnya organ reproduksi menyebabkan wanita yang menikah usia muda beresiko terhadap berbagai penyakit seperti kanker servik, kanker payudara, perdarahan, keguguran, mudah terjadi infeksi saat hamil, anemia saat hamil, resiko terkena Pre Eklampsia, dan persalinan yang lama dan sulit. Oleh karenanya diperlukan upaya mencegah pernikahan usia dini, bersama instansi terkait dengan mengefektifkan program sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran diri, menambah pengetahuan dan memahami resiko dari pernikahan usia dini, tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mencegah terjadinya pernikahan usia dini, 2) Meminimalisir angka perceraian, 3) Membentuk keluarga yang sejahtera.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data di lakukan dengan Teknik observasi dilihat dari tempat tinggal dan kondisi keluarga, dan wawancara dengan beberapa pertanyaan yang bersangkutan dengan tujuan penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap pemilihan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini adalah 1) Gambaran pernikahan usia dini pada penelitian ini ditemukan bahwa pasangan keluarga yang menikah usia dini diketahui tingkat pendidikannya rendah didominasi pendidikan tingkat SD, tingkat ekonomi menengah kebawah, dan kondisi kesehatan yang kurang baik 2) Penyebab terjadinya pernikahan usia dini disebabkan berbagai faktor yaitu, perjodohan, dan pergaulan bebas 3) Dampak Negatif yang dirasakan oleh pasangan keluarga menikah usia dini seperti, tingkat ekonomi menengah kebawah, pertengkaran rumah tangga, kondisi kesehatan reproduksi yang terganggu (janin lemah), dan sering terjadi pendarahan saat kehamilan hingga keguguran.
Saran dari penelitian ini yaitu, 1) Dalam menekan tingginya angka pernikahan usia dini instansi terkait untuk lebih mengefektifkan sosialisasi yang dapat meningkatkan kesadaran orang tua, dan masyarakat umum untuk tidak melaksanakan pernikahan usia dini. 2) Menghindari pergaulan bebas yang dapat berdampak pada anak yang berpikir bebas terhadap seks, orang tua lebih membatasi pergaulan dilingkungan luar dan mengawasi media sosial anak untuk menghindari anak mengakses internet kearah negatif seperti film porno. 3) Bagi yang akan menikah, lebih mempertimbangan lagi mengenai tanggung jawab besar baik lahir maupun batin, sebelum memasuki pernikahan hendaknya harus didukung dengan kedewasaan, persiapan mental, pengetahuan serta ekonomi yang memadai. Pernikahan yang baik adalah pernikahan yang sesuai dengan aturan undang-undang pernikahan dan tepatnya siap dalam segala hal.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI