DIGITAL LIBRARY



JUDUL:SINTESIS DAN KARAKTERISASI BIOCHAR BERBASIS AMPAS SAGU TERAKTIVASI KOH SEBAGAI ADSORBEN ZAT WARNA NAPHTHOL BLUE BLACK
PENGARANG:SITI AISYAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-04


Penelitian tentang sintesis dan karakterisasi biochar dari ampas sagu dengan aktivasi kalium hidroksida (KOH) serta kemampuannya dalam mengadsorpsi zat warna naphthol blue black telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi biochar berbasis ampas sagu yang diaktivasi dengan KOH yang meliputi gugus fungsi, kadar air, dan luas permukaan, serta mengkaji kemampuannya sebagai adsorben zat warna naphthol blue black. Biochar dibuat melalui pirolisis ampas sagu pada suhu 700°C selama 2 jam dengan variasi rasio ampas sagu (BAS); ampas sagu/KOH (BAS/KOH) (2:1); dan ampas sagu/KOH (BAS/KOH) (1:1) kemudian dianalisis pengaruh waktu kontak, pH, dan konsentrasi awal terhadap kemampuannya dalam mengadsorpsi zat warna naphthol blue black. Karakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR) menunjukkan adanya gugus fungsi gugus hidroksil (¾OH), struktur cincin aromatik C≡C dan C=C, serta gugus C-O dan C=C-H yang berperan penting dalam proses adsorpsi. Kadar air BAS; BAS/KOH (2:1); dan BAS/KOH (1:1) memenuhi syarat SNI 06-3730-1995 yaitu 2,57; 2,87; dan 2,98%SNI 06-3730-1995. Hasil dari uji luas permukaan menunjukkan bahwa dengan semakin tinggi rasio KOH maka semakian luas permukaan biochar tersebut. Kajian pengaruh pH dan waktu kontak terhadap kemampuan adsorpsi naphthol blue black menunjukkan bahwa kemampuan adsorpsi optimum BAS pada pH basa dengan waktu kontak 240 menit, BAS/KOH (2:1) pada pH netral dengan waktu kontak 180 menit, dan BAS/KOH (1:1) pada pH asam dengan waktu kontak 240 menit. Berdasarkan hasil analisis, proses adsorpsi naphthol blue black pada biochar mengikuti isoterm Langmuir dan Freundlich dengan kapasitas adsorpsi maksimum untuk BAS, BAS/KOH (2:1), dan BAS/KOH (1:1) berturut-turut sebesar 4,55; 5,84; dan 6,06 mg/g. Hal tersebut menujukkan bahwa semakin tinggi dosis KOH maka semakin meningkat kemampuan adsorpsinya.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI