DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Penambahan Dan Pengecilan Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius) Pada Gel Pengharum Ruangan Alami
PENGARANG:MUHAMMAD IMANSYAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-04


Muhammad Imansyah, Pengaruh Penambahan Dan Pengecilan Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius) Pada Gel Pengharum Ruangan Alami Dari Campuran Karagenan Dan Xanthan gum. Dibawah bimbingan Dr. Ir. Hj. Tanwirul Millati, MP dan Ir. Agung Cahyo Legowo, ST, MT. 

 

Daun pandan merupakan tanaman tropis yang banyak terdapat di dunia terutama wilayah Asia Pasifik, merupakan tanaman yang sering dimanfaatkan daunnya sebagai bahan tambahan makanan, umumnya sebagai bahan pewarna hijau dan pemberi aroma, daunnya harum jika diremas atau diiris iris. Daun pandan mengandung minyak atsiri, terdiri dari 6–42% hidrokarbon sesquiterpen dan 6% monoterpen linalool. Aroma khas dari daun pandan diduga karena adanya senyawa turunan asam amino fenil alanin yaitu 2-acetyl-1-pyrroline. Penggunaan daun pandan sebagai pengharum ruangan dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, dan memberikan sensasi relaksasi. Kappa karagenan sebagai bahan utama pembuat gel. Untuk meningkatkan elastisitas dan kekuatannya dicampurkan dengan xanthan gum agar gel yang di hasilkan menjadi lebih kenyal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengecilan ukuran dan jumlah daun pandan (Pandanus amaryllifolius) terhadap kadar air, susut bobot, dan organoleptik gel pengharum ruangan alami dari karagenan dan xanthan gum dan untuk menentukan pengecilan ukuran dan jumlah daun pandan yang menghasilkan gel pengharum ruangan terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama yaitu pengecilan ukuran daun pandan yang terdiri atas 3 taraf yaitu dipotong, dicacah, dan diblender. Kemudian faktor kedua jumlah daun pandan yang terdiri atas 5 taraf yaitu  0, 2,5 g, 5 g, 7,5 g, 10 g daun pandan. Pengamatan yang digunakan meliputi kadar air dan susut bobot menggunakan uji ANOVA (Analsis of Variance) dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) taraf <5%. Selain itu juga dilakukan pengamaan uji organoleptik yang meliputi aroma, tekstur, tampilan dan ketahanan aroma menggunakan uji Kruskal Wallis dengan dilanjutkan uji Tukey pada taraf <5%. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara pengecilan ukuran dan jumlah daun pandan hanya berpengaruh terhadap organoleptik, faktor tunggal jumlah daun pandan berpengaruh terhadap kadar air, susut bobot dan organoleptik gel pengharum ruangan. Gel pengharum ruangan yang terbaik adalah dengan pengecilan ukuran diblender 7,5 g daun pandan dengan kadar air 91,61%, susut bobot sampai hari ke lima belas 14,04%. Adapun karakteristik sensorinya yaitu skoring aroma mendekati beraroma pandan, tekstur mendekati cukup kenyal, tampilan mendekati menarik, dan ketahanan aroma pada hari ke sepuluh cukup beraroma pandan. Sedangkan untuk hedoniknya atau tingkat kesukaan untuk aroma mendekati suka, tekstur tidak suka, dan tampilan mendekati suka.

 

Kata kunci : Gel pengharum ruangan, jumlah daun pandan, pengecilan ukuran daun pandan, karagenan, xanthan gum.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI