DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERSEPSI MASYARAKAT DAN KAJIAN STRATEGIS PENGEMBANGAN TEKNOLOGI BIOGAS DARI KOTORAN SAPI DI KABUPATEN BANJAR | |
| PENGARANG | : | LULU VILAVARDI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-04 |
Kabupaten Banjar merupakan salah satu kabupaten yang memiliki potensi untuk dijadikan sentra pengembangan sistem pertanian organik dengan memanfaatkan limbah-limbah pertanian dan peternakan yang cukup melimpah. Pemerintah kabupaten Banjar telah memberikan bantuan kepada masyarakat peternak dan pada RPH untuk mengembangkan biogas ini dalam rangka mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Keberhasilan pengembangan ini dapat bergantung pada persepsi masyarakat peternak. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan merumuskan strategi pengembangan biogas dan menganalisis persepsi masyarakat mengenai pengembangan teknologi biogas dari kotoran ternak sapi di Kabupaten Banjar.
Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Banjar dengan 4 (empat) lokasi pengamatan yaitu Kecamatan Martapura Kota, Pengaron, Sungai Pinang dan Mataraman. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 (empat) bulan dari bulan Maret sampai dengan Juni 2023. Penelitian ini dilakukan dengan analisis SWOT untuk mencari strategi pengembangan yang cocok untuk pengembangan biogas di Kabupaten Banjar serta menggunakan analisis deskriptif untuk menjelaskan persepsi masyarakat peternak dan masyarakat non peternak terhadap teknologi biogas di Kabupaten Banjar.
Berdasarkan hasil analisis SWOT terhadap pengembangan teknologi biogas diketahui bahwa posisi pengembangan biogas ada pada kuadran I yang artinya untuk dapat mengembangkan biogas dapat menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang yang ada (S-O). Strategi strength-opportunity ini dapad dilakukan dengan memanfaatkan ketersediaan jumlah ternak sapi yang memadai dalam upaya mengurangi pencemaran lingkungan dan memanfaatkan dukungan pemerintah agar dapat memaksimalkan Pembangunan sarana dan prasarana untuk pengolahan biogas. Persepsi masyarakat baik masyarakat peternak maupun masyarakat non peternak menyatakan bahwa rata-rata 69,5% sangat setuju dengan pernyataan mengenai kotoran sapi yang tidak diolah akan menimbulkan pencemaran lingkungan dan menjadi sumber penyakit. Rata-rata 54,5% masyarakat peternak dan non-peternak menyatakan sangat setuju dengan pernyataan tentang pemanfaatan kotoran ternak menjadi biogas dan 65% masyarakat peternak dan non peternak menyatakan sangat setuju dengan pernyataan tentang terbatasnya pengolahan biogas.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI