DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Variasi pH Air Terhadap Campuran Beton Dengan Uji Silinder | |
| PENGARANG | : | MAULANA YUNIS PRASEDYO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-04 |
penggunaan perkerasan jalan dengan beton semen atau perkerasan kaku mulai diterapkan di Indonesia sejak sekitar tahun 1985. Walaupun perkembangannya masih relatif terbatas, penggunaannya semakin meningkat, terutama di jalan tol dan jalan utama di kota-kota besar (Affandi, 2003). Kualitas perkerasan jalan seharusnya menjadi perhatian utama, mengingat pentingnya infrastruktur ini. Namun, dalam praktiknya, masih banyak ditemukan penggunaan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis maupun kondisi lingkungan tempat infrastruktur jalan tersebut dibangun. Contohnya, penggunaan semen sebagai bahan pengikat pada perkerasan kaku sering kali tidak disesuaikan dengan kondisi lingkungan setempat. Masalah yang umum terjadi pada perkerasan jalan antara lain adalah kerusakan akibat beban berlebih, drainase yang buruk sehingga menyebabkan genangan air, serta kondisi alam Indonesia yang bervariasi. Salah satu contohnya adalah kondisi lahan gambut yang memiliki pH rendah dan bersifat asam, sehingga dapat mempengaruhi kualitas serta daya tahan struktur perkerasan jalan (Priadi, 2021). Oleh karena itu, penting dilakukan penelitian lanjutan untuk meningkatkan kualitas perkerasan kaku, terutama dalam konteks lokal di Indonesia.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI