DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Optimalisasi Pengembangan Taman Wisata Alam Pulau Burung Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu | |
| PENGARANG | : | JAMAL | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-04 |
ABSTRAK
JAMAL.2024. “Optimalisasi Pengembangan Taman Wisata Alam Pulau Burung Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu.”Tesis.Program Studi Magister KehutananUniversitas Lambung Mangkurat. Dibimbing oleh:Dr. Ir. Mufidah Asy’ari, M.P. dan Prof. Ir. H. Basir, M.S., Ph.D.
Kata kunci: Taman Wisata Alam, Persepsi, SOAR, Mangrove
Taman Wisata Alam Pulau Burung yang berada di kawasan hutan mangrove memiliki fungsi penting menjaga kelestarian mangrove dan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitarnya. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor SK. 652/MELHK/SETJEN/PLA.2/8/2019, fungsi Kawasan Cagar Alam Teluk Kelumpang Selat Laut dan Selat Sebuku yang terletak pada bagian Pulau Burung berubah menjadi Taman Wisata Alam dengan nama “Taman Wisata Alam Pulau Burung”. Saat ini terjadi beberapa kendala yang menyebabkan diperlukannya adanya optimalisasi pengembangan wisata di Taman Wisata Alam Pulau Burung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan rencana pengelola Taman Wisata Alam Pulau Burung dengan rencana pengembangan wisata oleh pemerintah, mengkaji persepsi pelaku wisata di Pulau Burung dan merumuskan optimalisasi pengembangan Taman Wisata Alam Pulau Burung. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dengan informan kunci dan dokumentasi. Objek penelitian ini adalah pelaku wisata di Taman Wisata Alam Pulau Burung. Penelitian ini menggunakan analisis SOAR untuk mencapai tujuan penelitian. Hail penelitian menunjukkan adanya keterkaitan rencana antara pihak pengelola TWA Pulau Burung dengan rencana pengembangan wisata yang dibuat oleh pemerintah. Persepsi pelaku wisata dinilai “sangat setuju” dengan persentase 64,71% terhadap keberlanjutan Taman Wisata Alam Pulau Burung dan terdapat 7 fasilitas di Taman Wisata Alam Pulau Burung yang dinilai “baik” dan 4 fasilitas yang dinilai “sangat baik”. Strategi yang dapat dijadikan rencana optimalisasi pengembangan wisata Taman Wisata Alam Pulau Burung diantaranya melanjutkan pembangunan infrastruktur, penambahan wisata air, pelatihan dan sosialisasi kepada Kelompok Sadar Wisata, mengadakan event bulanan terjadwal yang menarik, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan agar sekolahan dapat mengadakan study tour atau kunjungan ”eko-eduwisata” ke Taman Wisata Alam Pulau Burung dan bekerjasana dengan Dinas Pariwisata untuk promosi wisata.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI