DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Faktor Pembatas Produktivitas Padi Varietas Mekongga Di Lahan Pasang Surut Ditinjau Dari Fe-Larut dan Kemasaman Tanah
PENGARANG:ERNAMA MUJAYANAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-04


Pengembangan lahan rawa pasang surut, terutama tanah asam sulfat, memiliki masalah ketika digunakan untuk tanaman padi.  Penelitian tentang pH tanah, kandungan pirit, Fe larut dan produktivitas padi di lahan ini sangat diperlukan.   Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei deskriptif eksplorasi. Sampel tanah diambil pada kedalaman 0-20 (sesuai dengan kedalaman akar padi) pada kondisi tanah yang memiliki kedalaman pirit 0-50 cm dan 50-100 cm. Keberadaan pirit dibuktikan dengan memberikan H2O2 30%. Sampel tanah kemudian dianalisis di laboratorium dengan parameter observasi, yaitu pH tanah diukur dengan metode elektroda kaca (1:5), Fe larut diukur terhadap ekstrak tanah dengan amonium asetat pH 4,8. Kandungan pirit diuji terhadap kandungan dalam ekstrak H2O2 30%. Uji t digunakan untuk melihat perbedaan pH, pirit, Fe larut, dan produktivitas padi Mekongga yang ditanam di tanah asam sulfat dengan kondisi kedalaman pirit 0-50 cm dan 50-100 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keasaman tanah dan Fe larut pada kedalaman 0-20 cm menunjukkan perbedaan nyata antara kondisi kedalaman asam sulfat tanah dan pirit 0-50 cm dan 50-100 cm.  Kandungan pirit dan produktivitas varietas padi Mekongga pada kedalaman 0-20 cm tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara tanah asam sulfat dengan kondisi kedalaman pirit 0-50 cm dan 50-100 cm.  Faktor-faktor yang membatasi produktivitas varietas padi Mekongga di ladang pasang surut di Desa Sungai Rangas, Kecamatan. Banjar memiliki pH yang tergolong sangat asam (4,01) - asam (4,71) dan Fe larut berkisar antara 112,68-576,11 mg kg-1.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI