DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS INDIKATOR MAKRO YANG MEMPENGARUHI NILAI TUKAR PETANI DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | NURUL AHDIATY | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-04 |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan indikator makro ekonomi: inflasi, suku bunga, pertumbuhan ekonomi, rata-rata harga gabah, tingkat pengangguran terbuka (TPT) dan juga nilai tukar petani (NTP) di Provinsi Kalimantan Selatan selama Tahun 2010 sampai dengan 2023. Menganalisis pengaruh indikator makro ekonomi: inflasi, suku bunga, pertumbuhan ekonomi, rata-rata harga gabah, dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) terhadap nilai tukar petani di Provinsi Kalimantan Selatan dalam jangka pendek dan jangka panjang. Data yang digunakan adalah data time series bulanan, triwulanan, dan semesteran, yang telah disesuaikan menjadi data triwulanan dari Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2023 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan dan Bank Indonesia. Perkembangan inflasi, pertumbuhan ekonomi, suku bunga, dan tingkat pengangguran terbuka (TPT), rata-rata harga gabah, dan juga NTP Kalimantan Selatan digambarkan dengan menggunakan analisis deskriptif, sedangkan analisis pengaruh indikator makro ekonomi: inflasi, suku bunga, pertumbuhan ekonomi, rata-rata harga gabah, dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) terhadap nilai tukar petani di Provinsi Kalimantan Selatan dilakukan dengan menggunakan Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil penelitian menunjukkan perkembangan nilai tukar petani (NTP), inflasi, suku bunga Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi, rata-rata harga gabah GKP, dan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kalimantan secara keseluruhan relatif berfluktuatif seiring dengan fenomena yang terjadi pada periode tersebut.Berdasarkan estimasi dengan model ARDL(4,3,1,4,2,2) dalam jangka pendek, NTP pada triwulan yang sama pada tahun sebelumnya, rata-rata harga gabah GKP pada saat ini dan pada saat enam bulan yang lalu, inflasi saat ini, inflasi 3 (tiga) bulan, 6 (enam) bulan, dan 9 (sembilan) bulan yang lalu, serta tingkat pengangguran terbuka (TPT) enam bulan yang lalu berpengaruh signifikan pada α = 5% dan α = 10%. Dalam jangka panjang menunjukkan bahwa variabel suku bunga, rata-rata harga gabah, pertumbuhan ekonomi, dan inflasi tidak berpengaruh secara signifikan pada α=5% terhadap NTP Kalimantan Selatan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI