DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Strategi Sustainable Livelihoods Masyarakat sekitar Hutan Pemegang Izin Perhutanan Sosial di Kesatuan Pengelolaan Hutan Tanah Laut
PENGARANG:MARIA HADIANTI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-05


ABSTRAK

 

 

 

 

 

MARIA HADIANTI. 2024. Strategi Sustainable LivelihoodsMasyarakat sekitar Hutan Pemegang Izin Perhutanan Sosial di Kesatuan Pengelolaan Hutan  Tanah Laut. Tesis.Program Studi Magister KehutananUniversitas Lambung Mangkurat. Dibimbing oleh:Dr. Ir. Hafiziannor, S.Hut., M.P. dan Dr. Ir. H. M. Naparin, M.M.

 

 

 

Kata kunci: Sustainable Livelihoods, Pemegang Izin, Perhutanan Sosial

 

 

Saat ini dan dimasa yang akan datang, kecenderungan terhadap tuntutan perubahan peruntukan, fungsi dan penggunaan kawasan hutan untuk keperluan di luar fungsi kehutanan akan terus terjadi seiring dengan dinamika pembangunan nasional, perubahan sosial, dan kemajuan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis tingkat kehidupan/livelihood masyarakat desa hutan pemegang izin Perhutanan Sosial di wilayah pengelolaan Kesatuan Pengelolaan HutanTanah Laut dan (2) menyusun strategi tingkat kehidupan/livelihood masyarakat Desa Hutan  Pemegang izin Perhutanan Sosial di wilayah pengelolaan Kesatuan Pengelolaan Hutan Tanah Laut. Penelitian ini menggunakan gabungan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif digunakan untuk mengetahui kondisi pemegang izin Perhutanan Sosial di Kesatuan Pengelolaan Hutan Tanah Laut dan menyusun strategi peningkatan livelihood/kehidupan masyarakat pemegang izin Perhutanan Sosial. Metode kuantitatif digunakan untuk menentukan tingkat/ sustainable livelihood levelmasyarakat pemegang izin Perhutanan Sosial di Kesatuan Pengelolaan Hutan Tanah Laut dan mementukan prioritas serta bentuk strategi peningkatan sustainable livelihood level. Hasil penelitian menunjukkan bahwasustainable livelihood level dari Kelompok Tani Hutan Batu Kura berada  pada sustainable leveldengan nilai 50.69, Gabungan Kelompok Tani Hutan Sumber Kahuripan pada Sustainable leveldengan nilai 63.19, dan Kelompok Tani Hutan Gunung Birah pada level very sustainable dengan nilai 82.6. dan Strategi peningkatan keberlanjutan sistem penghidupan masyarakat sekitar hutan pemegang izin Perhutan Sosial di Kesatuan Pengelolaan Hutan Tanah Laut berada pada kuadran I yang berarti strateginya merupakan strategi agresif. Strategi yang menjadi prioritas dengan nilai tapisan 15 adalah menjalin hubungan dengan pelaku pasar baik lokal, nasional, maupun internasional (ekspor) untuk membuka pasar hasil hutan bukan kayu.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI