DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Sifat Kimia Tanah Pada Lahan Ditanami Dan Tidak Ditanami Kelapa Sawit Di Kecamatan Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur | |
| PENGARANG | : | M.ILHAM NOOR SETIAWAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-07 |
M. ILHAM NOOR SETIAWAN, Sifat Kimia Tanah Pada Lahan Ditanami Dan Tidak Ditanami Kelapa Sawit Di Kecamatan Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur dibimbing oleh Meldia Septiana dan Muhammad Mahbub.
Perkebunan kelapa sawit Indonesia berkembang cepat serta mencerminkan adanya revolusi perkebunan sawit. Perkebunan kelapa sawit Indonesia berkembang di 22 provinsi dari 38 provinsi di Indonesia. Indonesia memiliki perkebunan kelapa sawit seluas 15,44 juta hektare (ha).
Tanah aluvial merupakan tanah yang terbentuk dari proses erosi yang kemudian mengendap di daerah yang lebih rendah, dan terjadi selama beberapa periode waktu. Jumlah bahan organik tanah aluvial berubah-ubah tidak teratur dan selalu diperbaharui maka tanah ini dianggap masih muda.
Sifat kimia tanah didefenisikan sebagai keseluruhan reaksi kimia yang berlangsung antar penyusun tanah serta antar penyusun tanah dan bahan yang ditambahkan dalam bentuk pupuk ataupun pembenah tanah lainnya. Pada umumnya, reaksi-reaksi yang terjadi di dalam tanah diimbas oleh tindakan dan faktor lingkungan tertentu.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perubahan sifat kimia tanah yang terjadi antara lahan yang tidak ditanami kelapa sawit dan lahan yang ditanami perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Parenggean Kabupaten Kotawaringin Timur. Pengambilan sampel tanah ditentukan secara sengaja (purposivesampling) yang didahului penetapan koordinat geografis titik pengambilan sampel pada areal kelapa sawit dan dan areal yang tidak ditanami kelapa sawit. Pengambilan sampel tanah terusik dilakukan pada kedalaman 0-30 cm pada masing-masing lahan diambil sebanyak 10 titik sampling.
Hasil dari penelitian ini adalah ada perbedaan nilai pH, Amonium, Nitrat dan P-tersedia pada lahan yang ditanami kelapa sawit. Tetapi tidak terdapat perbedaan pada nila K-tersedia tanah. Pada lahan tidak ditanami kelapa sawit memiliki pH, Amonium, Nitrat dan P-tersedia lebih tinggi dibanding lahan ditanami kelapa sawit.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI