DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH CEKAMAN KEKERINGAN DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN, HASIL DAN SENYAWA BIOAKTIF TANAMAN SAMBILOTO (Andrographis paniculata Nees.) | |
| PENGARANG | : | AMIRILIA INDAYATY | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-07 |
Sambiloto merupakan tanaman obat unggulan untuk dikembangkan dalam industri obat fitofarmaka. Sambiloto memiliki kandungan kimia diantaranya flavonoid, tanin, saponin, alkaloid dan andrograpolid. Manfaat sambiloto yaitu meredakan flu, memperkuat imunitas tubuh, menurunkan gula darah,menurunkan tekanan darah dan menghambat pertumbuhan sel kanker. Penggunaan sambiloto sebagai tanaman obat semakin diminati sehingga permintaan sambiloto meningkat tetapi produksi menurun. Pengambilan bahan baku sambiloto berasal dari tumbuhan liar yang memiliki kondisi lingkungan yang beragam, sehingga menyebabkan mutu simplisia yang dihasilkan beragam. Peningkatan mutu tanaman sambiloto dapat dilakukan dengan pemberian cekaman kekeringan. Hal ini didukung dengan masalah pemanasan global yang mengakibatkan cekaman kekeringan. Cekaman kekeringan merupakan kondisi lingkungan tanaman tidak menerima air yang cukup, sedangkan air merupakan komponen penting dalam pertumbuhan dan bahan mineralisasi nitrogen untuk diserap tanaman. Akan tetap semakin lama cekaman kekeringan menurunkan pertumbuhan dan berat kering tanaman.Media tanam berupa pupuk organik dan aplikasi silika organik dapat menurunkan dampak dari cekaman kekeringan. Hal ini didukung juga dengan penggunaan tanah sub optimal seperti tanah Ultisol untuk solusi permasalahan berkurangnya lahan pertanian, khususnya di Kalimantan Selatan.Penelitian ini bertujuan 1) Untuk menganalisis interaksi interval waktu cekaman dengan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan, hasil dan senyawa bioaktif pada tanaman sambiloto. 2) Untuk menganalisis interval waktu cekaman dengan komposisi media tanam terbaik terhadap pertumbuhan, hasil dan senyawa bioaktif pada tanaman sambiloto. 3) Untuk menganalisis pengaruh interval waktu cekaman terhadap pertumbuhan, hasil dan senyawa bioaktif tanaman sambiloto. 4)Untuk menganalisis pengaruh komposisi media tanam terhadap pertumbuhan, hasil dan senyawa bioaktif tanaman sambiloto.
Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor penelitian yang digunakan yaituFaktor pertama adalah Interval Waktu Penyiraman (I) yang terdiri 4 taraf yaitu :i1= Penyiraman 2 hari sekali, i2= Penyiraman 3 hari sekali, i3= Penyiraman 4 hari sekali, dan i4= Penyiraman 5 hari sekali. Faktor kedua adalah Komposisi Media Tanam (M) yang terdiri atas 4 taraf yaitu:m1= Tanah Ultisol + Pupuk Kandang Ayam (1:1), m2= Tanah Ultisol + Arang Sekam Padi + Pupuk Kandang Ayam (2:1:1), m3= Tanah Ultisol+ Arang Sekam Padi + Pupuk Kandang Ayam (1:1:1), dan m4= Tanah Ultisol + Arang Sekam Padi + Pupuk Kandang Ayam (1:2:2).Variabel pengamatannya yaitu Tinggi tanaman (cm), Jumlah daun (helai), Diamater batang (mm), Kandungan Kadar Air pada Tanah (%), Luas Daun (mm2), Umur Inisiasi Bunga (HST), Umur Panen (HST), Klorofil Daun (mg/L), Shoot-root rasio (g), Berat Kering Akar (g), Berat Basah Tajuk (g), Berat Kering Tajuk (g) dan Uji Kandungan Flavonoid (%).
Hasil penelitian menunjukan bahwa interaksi beberapa interval pemberian air dan komposisi media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman sambiloto pada pengamatan 1-3 MST, jumlah daun tanaman sambiloto pada pengamatan 1-3 MST, 1-4 MST, 1-5 MST, luas daun, berat basah tajuk, shoot root ratio dan flavonoid. Sedangkan interaksi beberapa interval pemberian air dan komposisi media tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman sambiloto pada pengamatan 1-4 MST, 1-5 MST dan 1-6 MST dan diamater batang 1-3 MST. Pengaruh faktor tunggal interval pemberian air 2 hari sekali (i1) menunjukkan lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya pada masa pertumbuhan tanaman sambiloto. Sedangkan faktor tunggal komposisi media tanah Ultisol + arang sekam padi + pupuk kandang ayam (1:2:2) (m4) lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya pada masa pertumbuhan dan hasil tanaman sambiloto.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI