DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STUDI PEMANFAATAN KASGOT (HASIL BIOKONVERSI MAGGOT) UNTUK PERTUMBUHAN PAKAN ALAMI DAN PENGARUHNYA TERHADAP LARVA IKAN PATIN (Pangasius sp) | |
| PENGARANG | : | PUTRI RAMDHANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-10-07 |
Usaha pembenihan patin semakin berkembang karena dipicu oleh perkembangan usaha pembesaran yang disebabkan permintaan daging ikan patin dimasyarakat. Hal tersebut dikarenakan rasa dagingnya yang gurih dan warna dagingnya yang putih. Dalam perjalanannya terjadi segmentasi usaha sesuai kondisi wilayah. Usaha pembenihan berkembang dengan pesat di daerah Jawa, sedangkan sentra pembesaran banyak dilakukan di wilayah Sumatera Bagian Selatan sebagian Kalimantan.
Salah satu faktor dari kegiatan pembenihan ikan patin adalah ketergantungan terhadap ketersediaan beberapa jenis pakan awal larva. Larva ikan patin memiliki bukaan mulut yang sangat kecil, sehingga membutuhkan pakan alami pada saat awal pemeliharaan larva, hal tersebut menuntut adanya alternatif teknologi pemeliharaan benih tanpa mengurangi kualitas dan kuantitas produk benihnya. Salah satu usaha untuk mebumbuhkan pakan alami pada pemeliharaan benih patin melalui metode pemupukan.
Untuk menumbuhkan pakan alami diperlukan pemupukan dari bahan-bahan organic. Salah satu media yang memiliki bahan organik adalah “KASGOT” atau kepanjangan dari “Bekas Maggot”. Pertumbuhan benih ikan patin yang menggunakan KASGOT sebagai bahan dasar pemupukan didapat hasil kelangsungan hidup sebesar 82,86%, Pertumbuhan bobot sebesar 0,084 gram/ekor, dan pertumbuhan panjang sebesar 1,097 cm/ ekor
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI