DIGITAL LIBRARY



JUDUL:ANALISIS BATIMETRI DAN TOPOGRAFI DASAR LAUT DI SELAT LAUT KOTABARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:NAUVAL BERTRA RANALSIA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-10-07


Selat Laut adalah selat yang memisahkan Pulau Kalimantan dan Pulau Laut Kab. Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan. Selat ini memiliki panjang sekitar 35 mil laut, dan menghubungkan Selat Makassar di bagian utara dengan Laut Jawa di bagian selatan. Lebar terbesarnya mencapai sekitar 3 mil laut di daerah Batulicin, sedangkan bagian tersempitnya adalah sekitar 1 mil laut di wilayah Kotabaru. (Peta Laut Indonesia No. 122).

Pemerumanadalahaktivitasyangbertujuanuntukmemperolehgambaranbentukpermukaandasarperairan,atauyangdisebutsebagaitopografidasarlaut.Prosespenggambarnya,mulaidaripengukuran,pengolahandata,hinggavisualisasi, dikenal sebagai survei batimetri. Salahsatujenisechosounderyang umumdigunakanuntuksurvei batimetri adalah multibeam echosounder (MBES). MBES memancarkanbeberapa beam dalam satu pancaran sinyal, yang kemudian dipantulkan danditerima oleh transduser. Setiap beam yang dipancarkan akan menghasilkan satu titik kedalaman. danjikatitik-titikkedalamaninidihubungkan,merekamembentuksuatuprofilpermukaandasarlaut.Polapancaranbeamyangmelebardan memanjang dengan arah badan kapal akan membentuk suatu luasan ketikakapalbergerak maju. (Afifudin,2016).

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur dan menentukan nilaikedalamandan topografi dasar laut diPerairanSelat Lautgunamemastikankeamananjalur  pelayarankapal.Penelitianinimemfokuskanpadapengolahandata yang dilaksanakan di Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut Jakarta. Pengolahan data inimenggunakanperangkatlunakCarisHipsAndSipsdanperangkatlunak             lainnya.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI